Akui Ada Tekanan Titip Vendor, Menhaj Tegaskan Haji 2026 Tetap Akuntabel

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf. Kemenhaj mengakui banyak pihak ingin titip vendor dalam layanan haji 2026. Pemerintah menegaskan tetap akuntabel dan transparan di bawah pengawasan KPK. (Sumber: Dok Kemenhaj RI)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Kementerian Haji dan Umrah mengakui adanya tekanan dari berbagai pihak yang ingin “titip vendor” dalam proses penyediaan layanan haji 2026.

Namun, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan, pihaknya tetap berpegang pada prinsip akuntabel dan transparan, terlebih penyelenggaraan haji kini berada dalam pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan.

Gus Irfan, sapaan akrabnya, mengatakan, proses penetapan akomodasi, konsumsi, dan transportasi jemaah haji tidak lepas dari berbagai kendala.

Salah satu tantangan terbesarnya adalah adanya pihak-pihak yang berupaya memasukkan pesanan atau kepentingan tertentu agar digunakan dalam layanan haji.

Baca Juga: Kapan Tersangka Kasus Kuota Haji Ditetapkan? Ini Jawaban Pimpinan KPK

“Tapi prinsip kita tetap lurus. Kita harus akuntansi, akuntabel, dan transparan,” kata Gus Irfan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, pemerintah tidak ingin praktik-praktik lama kembali terulang dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sehingga sejak awal Kementerian Haji dan Imrah melibatkan aparat penegak hukum untuk memastikan seluruh proses berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengawasan oleh KPK dan Kejaksaan Agung dilakukan untuk mengawal seluruh tahapan penyelenggaraan haji.

Mulai dari pengadaan layanan hingga pelaksanaan di lapangan, sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperbaiki tata kelola haji yang selama ini kerap disorot publik.

Baca Juga: Danantara Lapor ke Prabowo Progres Kompleks Haji Makkah, Mulai Groundbreaking 2026

Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • menteri haji dan umrah
  • moh irfan yusuf
  • gus irfan
  • haji 2026
  • haji dikawal kpk kejaksaan
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
4,7 Juta Kendaraan di Jateng Menunggak PKB pada 2025, Pendapatan Rp2,4 T Hilang
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemenpora Gandeng BRI Salurkan Bonus bagi Atlet SEA Games 2025
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Progres Satgas PKH 2025 Lampaui Target, Penguasaan Lahan Capai 4 Juta Hektare
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Status Tersangka Tak Membuat Dokter Richard Lee Ditahan, Polisi Beberkan Alasan Kuncinya
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Banjir kembali rendam sejumlah kecamatan di Aceh Timur
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.