Netflix Dikabarkan Izinkan Warner Bros Tayangkan Film di Bioskop Hanya 17 Hari

katadata.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

Netflix masih menjadi perusahaan yang akan menyelesaikan akuisisi besar-besaran Warner Bros. Sebab Warner Bros. Discovery kembali menolak tawaran Paramount. Bagaimana nasib filmnya di bioskop?

Warner Bros. Discovery menutup 2025 dengan gemilang. Sinners dan One Battle After Another meraih penghargaan.

Film aksi One Battle After Another menyapu bersih penghargaan utama di National Board of Review (NBR) Awards 2025, yakni sebagai Film Terbaik, Sutradara Terbaik (Paul Thomas Anderson), Aktor Terbaik (Leonardo DiCaprio), Aktor Pendukung Terbaik (Benicio Del Toro), dan Penampilan Terobosan (Chase Infiniti).

Selain itu, menyabet penghargaan di New York Film Critics Circle Awards 2025, Critics Choice Awards 2026, dan Actor Awards 2026.

Film Warner Bros lainnya ‘Sinners’ menjadi pesaing berat One Battle After Another di berbagai penghargaan.

Di luar penghargaan film, Warner Bros. Discovery juga dinobatkan sebagai distributor nomor satu di ajang 2025 BASE Awards. Film ‘Dune: Part Two’ yang dirilis pada 2024 diakui sebagai judul physical dan digital sellthrough teratas.

Jika Warner Bros. Discovery jadi diakuisisi Netflix, bagaimana nasib film-filmnya? Deadline melaporkan, bioskop berharap perusahaan mengizinkan penayangan film selama minimal 45 hari.

Namun, Netflix dikabarkan akan berupaya menawarkan masa tayang film Warner Bros di bioskop menjadi 17 hari. Akan tetapi, belum ada pernyataan resmi mengenai hal ini, dan sebagian besar informasinya didasarkan pada sumber-sumber yang berbicara kepada media tanpa menyebutkan nama.

Kesepakatan dengan Netflix masih menunggu persetujuan pemegang saham Warner Bros, serta regulator pemerintah di AS dan luar negeri. Netflix menyatakan bahwa mereka akan dapat menyelesaikan pembelian ini dalam waktu sekitar satu hingga 18 bulan.

Penggabungan itu akan membuat acara dan film seperti The Big Bang Theory, Game of Thrones, dan The Wizard of Oz bergabung ke dalam portofolio Netflix.

Selama proses tender, Netflix meyakinkan para eksekutif Warner bahwa mereka akan menghormati komitmen Warner Bros. yang sudah ada untuk merilis film-film di bioskop.

Netflix mempertahankan sebagian besar konten asli di platform online inti. Namun, ada beberapa pengecualian, termasuk babak kualifikasi untuk para nominasi penghargaan, termasuk ‘Frankenstein’ tahun ini, pemutaran terbatas di bioskop untuk acara ‘KPop Demon Hunters’, dan episode terakhir ‘Stranger Things’.

Netflix sebelumnya juga lebih suka merilis film secara serentak, yang memicu ketegangan dengan jaringan bioskop. Para analis mengatakan, satu pertanyaan yang masih tersisa adalah bagaimana Netflix akan mempertimbangkan distribusi film di bioskop dalam jangka panjang.

CEO Netflix Ted Sarandos pun berkomentar mengenai hal itu. “Misi kami selalu untuk menghibur dunia,” kata dia dikutip dari AP News, pada Desember 2025. “Merger dengan Warner Bros memberikan lebih banyak hal yang disukai penonton.”

CEO Warner Bros. Discovery David Zaslav menambahkan bahwa merger dengan Netflix akan memastikan orang-orang di mana pun terus menikmati kisah-kisah paling berkesan di dunia untuk generasi mendatang.

Cinema United, kelompok dagang yang mewakili pemilik lebih dari 50.000 layar film, mengatakan kesepakatan itu dapat menimbulkan ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap bisnis pameran global.

"Dampak negatif dari akuisisi ini akan berdampak pada bioskop-bioskop, mulai dari sirkuit terbesar hingga bioskop independen satu layar di kota-kota kecil di Amerika Serikat dan di seluruh dunia," ujar Presiden Cinema United Michael O'Leary dalam pernyataan pers, dikutip dari LA Times, pada Desember 2025.

Model bisnis Netflix yang dinyatakan tidak mendukung penayangan di bioskop,” O’Leary menambahkan. “Bioskop akan tutup, masyarakat akan menderita, dan lapangan kerja akan hilang."

Writers Guild of America membunyikan peringatan serupa dan meminta agar penggabungan itu diblokir.

Serikat Produser Amerika (Producers Guild of America) mengatakan kesepakatan Netflix harus membuktikan bahwa merger ini melindungi mata pencaharian pekerja dan distribusi teater.

"Studio-studio lama lebih dari sekadar perpustakaan konten, di dalam gudang mereka terdapat karakter dan budaya bangsa kita," kata Serikat Produser Amerika.

Netflix Gabung Warner Bros, Harga Langganan Dikhawatirkan Naik

Jika disetujui oleh regulator, penggabungan Netflix dan Warner Bros akan menempatkan dua layanan streaming terbesar di dunia di bawah kepemilikan yang sama.

Aksi korporasi itu juga menggabungkan divisi televisi dan film Warner Bros, termasuk DC Studios, dengan perpustakaan besar Netflix dan lengan produksinya, yang telah merilis judul-judul populer seperti Stranger Things dan Squid Game.

Usulan itu dapat memicu pengawasan antimonopoli yang ketat, terutama karena dampaknya terhadap pembuatan film dan langganan streaming.

"Netflix adalah layanan streaming teratas saat ini. Kini, jika digabungkan dengan HBO Max, Netflix akan mengukuhkan dirinya sebagai raksasa di industri streaming," ujar Wakil Presiden dan Direktur Riset di Forrester, perusahaan riset pasar, Mike Proulx.

Netflix memiliki lebih dari 300 juta pelanggan streaming di seluruh dunia, dan dengan HBO Max, basis perusahaan akan melonjak menjadi lebih dari 420 juta pelanggan. Jumlahnya jauh lebih banyak daripada layanan streaming video-on-demand premium lainnya.

Netflix pada 5 Desember 2025 menegaskan bahwa penambahan program HBO dan HBO Max akan memberikan para konsumen yang berlanganan terhadap lebih banyak konten berkualitas tinggi dan mengoptimalkan paket konten.

Alasan Warner Bros Pilih Netflix Ketimbang Paramount

Warner Bros Discovery kembali menolak tawaran Paramount. Dewan direksi mengatakan tawarannya tidak sesuai dengan kepentingan pemegang saham dan tidak memenuhi kriteria sebagai ‘proposal yang unggul’.

Sedangkan Paramount mengatakan tawarannya ‘lebih unggul’ daripada kesepakatan Netflix, dengan mengusulkan untuk membeli semua entitas Warner Bros termasuk saluran TV-nya, termasuk CNN dan TNT.

Ketua dewan direksi Warner Bros, Samuel Di Piazza Jr, mengatakan bahwa dewan tetap bulat mendukung kesepakatan dengan Netflix. "Penawaran Paramount terus memberikan nilai yang tidak memadai, termasuk persyaratan seperti jumlah pembiayaan utang yang luar biasa yang menciptakan risiko dalam penyelesaian transaksi dan kurangnya perlindungan bagi pemegang saham kami jika transaksi tidak diselesaikan,” kata dia dikutip dari BBC Internasional, Rabu (7/1).

"Perjanjian mengikat kami dengan Netflix akan menawarkan nilai yang lebih unggul dengan tingkat kepastian yang lebih tinggi, tanpa risiko dan biaya signifikan yang akan ditimbulkan oleh tawaran Paramount kepada para pemegang saham kami," Samuel Di Piazza menambahkan.

Salah satu perbedaan utama antara penawaran itu adalah bagian mana dari Warner Bros yang ingin dibeli oleh masing-masing perusahaan. Tawaran Netflix ini ditujukan untuk bagian film dan layanan streaming. Sebaliknya, Paramount ingin membeli seluruh bisnis itu, termasuk saluran kabel seperti CNN dan Discovery serta saluran siaran gratis di Eropa.

Pada Desember 2025, Paramount menawarkan lebih dari US$ 108 miliar untuk seluruh Warner Bros. Akan tetapi, dewan direksi Warner Bros dengan suara bulat merekomendasikan para pemegang saham untuk menolak tawaran itu.

Warner Bros mengatakan Paramount mengubah tawarannya tak lama setelah itu. Akan tetapi, dalam surat kepada para pemegang saham pada Rabu (7/1), dewan direksi Warner Bros mengatakan tawaran itu tidak lebih unggul, atau bahkan sebanding dengan Netflix.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kepala BGN Pastikan Program MBG Tetap Jalan Selama Ramadan
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Serangan Terbaru Israel, 15 Warga Palestina Tewas Termasuk Lima Bocah
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wujudkan American Dream, Begini Jurus Trump Menekan Harga Properti di AS
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ini Dia Tugas Indonesia Bila Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PDIP Sebut Harga Terlalu Mahal, Jika Pilkada Melalui DPRD Dipaksakan
• 11 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.