FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktivis Said Didu membuat pernyataan menohok dalam unggahan terbarunya di X.
Said mengungkap keadaan Indonesia saat ini yang menurutnya rakyat bukanlah pemilik negara melainkan hanya berperan sebagai penumpang.
Pemilik sesungguhnya negara saat ini adalah para penguasa dari berbagai sektor.
“Indonesia saat ini : Rakyat adalah PENUMPANG dan Penguasa adalah PEMILIK, indikasinya,” ungkapnya dikutip Kamis (8/1/2025).
Bukan tanpa alasan, Said mengungkap indikasi yang memperkuat klaim tersebut. Indikasi pertama adalah banyaknya pungutan yang harus dibayarkan.
“Rakyat boleh hidup di Negeri ini dengan kewajiban membayar berbagai pungutan,” sebutnya.
Indikasi lainnya adalah rakyat harus tunduk dan patuh kepada penguasa serta tidak boleh menuntut di luar keinginan penguasa.
“Rakyat harus tunduk dan patuh terhadap keinginan penguasa dan rakyat tidak boleh menuntut apapun diluar keinginan penguasa,” sambungnya.
Lebih parahnya adalah menurut Said saat ini rakyat tidak lagi mendapatkan perlindungan, tetapi dipenuhi dengan kewajiban.
“Rakyat tidak mendapatkan perlindungan – tapi dipenuhi dengan kewajiban,” imbuhnya.
Rakyat tidak lagi diayomi oleh parapenguasa, tetapi saat ini seolah penguasa adalah majikan rakyat itu sendiri.
“Penguasa bukan lagi pengayom rakyat, tapi sebagai majikan,” pungkasnya. (Elva/Fajar)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467318/original/052346400_1767871798-Banner_Infografis_Paspor_H.jpg)


:quality(80):format(jpeg)/posts/2026-01/09/featured-5064d5c72f56feb803118bc450124545_1767920211-b.jpg)
