RIYADH, KOMPAS.TV - Konflik Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengenai Yaman semakin panas setelah Riyadh mengeluarkan tuduhan kepada Abu Dhabi.
Riyadh menuduh Abu Dhabi telah membawa kabur pemimpin separatis Yaman yang dituduh melakukan pengkhianatan keluar dari negara tersebut.
Pemimpin Separatis Yaman, Aidarous Al-Zubaidi, merupakan kepala Dewan Transisi Selatan (STC) yang menyebabkan Yaman Selatan kini bergejolak.
Baca Juga: Kemlu RI Ungkap WNI di Venezuela Aman, Sudah Lakukan Persiapan Jika Terjadi Eskalasi Konflik
Saudi pada Kamis (8/1/2026) menuduh UEA telah menyelundupkan Aidarous Al-Zubaidi keluar dari Yaman.
Dikutip dari Associated Press, militer Saudi mengeklaim Al-Zubaidi kabur dari Yaman ke Somalia. Kemudian, pejabat UEA menerbangkan Al-Zubaidi ke Abu Dhabi.
UEA belum berkomentar setelah dituduh oleh Arab Saudi menyelundupkan Al-Zubaidi keluar dari Yaman.
Sebelumnya, dewan kepresidenan di Yaman, yang didukung Saudi, mendakwa Al-Zubaidi dengan pengkhianatan. Hal itu terjadi setelah ia memilih tidak terbang ke Riyadh untuk melakukan pembicaraan.
Enam anggota kepresidenan lainnya menuduh pemimpin STC itu merusak kemerdekaan republik.
Baca Juga: Kemlu RI Ungkap 3 WNI Terjebak di Pulau Socotra Yaman, Begini Kondisinya
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Associated Press/BBC
- arab saudi
- yaman
- kelompok separatis yaman
- stc
- aidarous al-zubaidi


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5384742/original/034349600_1760841709-567923634_1396523532475430_3555191238305322058_n.jpg)
