Program Kemitraan Maxxi Tani Tekan Biaya Produksi Petani hingga 12 Persen dan Tingkatkan Hasil Panen

pantau.com
1 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Program kemitraan yang dijalankan PT Corin Mulia Gemilang melalui Divisi PT Maxxi Tani Teknologi terbukti memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas petani, sekaligus menurunkan biaya produksi hingga 10–12 persen.

"Yang dilihat petani itu hasil akhirnya. Biayanya turun sekitar 10 sampai 12 persen dan hasil panennya naik. Itu yang mereka rasakan langsung," ungkap perwakilan Maxxi Tani.

Melalui pendekatan terintegrasi, petani mendapatkan manfaat langsung dari sisi efisiensi dan hasil budidaya.

Pendampingan Menyeluruh dan Skema Pembiayaan Tanpa Tekanan

Pendampingan kepada petani tidak hanya mencakup penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), tetapi juga pengawalan proses budidaya dari awal hingga panen.

Tim Maxxi Tani secara aktif memantau kegiatan petani mulai dari penjadwalan tanam, penyemprotan, hingga masa panen.

Dalam skema paket lengkap, PT Corin Mulia Gemilang menanggung seluruh biaya produksi di awal dan baru melakukan penagihan setelah musim panen.

Pendekatan ini memberikan ruang bagi petani untuk fokus mengelola lahan tanpa terbebani kebutuhan modal awal.

Tiga produk alsintan unggulan yang disediakan Corin antara lain drone sprayer, combine harvester, dan rice transplanter.

Ketiganya membantu mempercepat proses kerja di lapangan, mengurangi kehilangan hasil panen, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.

Skema kemitraan ini semakin diminati petani, terutama sejak pemerintah menetapkan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.

"Petani jadi lebih percaya diri untuk tanam padi karena merasa harganya cukup baik. Dampaknya juga terasa ke kami karena makin banyak yang ingin ikut program kemitraan," jelas tim Maxxi Tani.

Jangkauan Luas dan Rencana Ekspansi ke Sektor Tebu

Program Maxxi Tani saat ini telah menjangkau lebih dari 240 ribu petani di berbagai wilayah dan mengelola puluhan ribu hektare lahan pertanian.

Hari Prabowo menyebut bahwa angka ini masih tergolong kecil dibandingkan total luas lahan pertanian nasional, sehingga peluang ekspansi ke depan masih sangat terbuka.

Corin juga berencana memperluas pengembangan teknologi ke sektor tebu guna mendukung program swasembada gula nasional.

Produk alsintan baru yang sedang disiapkan meliputi alat tanam tebu, alat angkut, dan mesin panen khusus untuk tanaman tebu.

Hari menambahkan bahwa modernisasi pertanian Indonesia akan terus berkembang, ditandai dengan hadirnya teknologi kendali jarak jauh dan otomatisasi mesin.

Melalui skema kemitraan, PT Corin Mulia Gemilang ingin memperkuat posisi petani sebagai pelaku utama sektor pangan dan mendorong terciptanya sistem pertanian yang efisien, mandiri, dan berdaya saing.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Moncer di Timnas Kanada, Mungkinkan Tangan Dingin John Herdman Membawa Perubahan Singkat untuk Timnas Indonesia?
• 5 jam lalubola.com
thumb
Mengenal Macam-Macam Warna: Teori, Jenis, dan Artinya
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Setelah Pastikan Victor Luiz Tak ke Persebaya Surabaya, Pelatih PSM Tomas Trucha Kirim Sinyal Rekrut Bek Kiri Tambahan
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Jokowi Dikabarkan akan ke Makassar 29 Januari, Ada Agenda Akbar
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Pemulihan Kantor Pemerintahan Aceh Tamiang Capai 30 Persen
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.