Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Aceh Tamiang
Proses pemulihan kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang terus berjalan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat progres pembersihan telah mencapai sekitar 30 persen dari total target yang ditetapkan.
Kepala Satuan Tugas Tim Pemulihan Aceh Kemendagri Ulung Sampurna Jaya mengatakan pembersihan ini menjadi bagian penting untuk mempercepat kembali aktivitas pemerintahan di Aceh Tamiang.
“Progres pembersihan kantor-kantor pemerintahan saat ini sudah sekitar 30 persen,” ujar Ulung di Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis, 8 Januari 2026.
Kegiatan pemulihan melibatkan ribuan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri yang dikerahkan secara bertahap sejak akhir pekan lalu.
Praja IPDN diberangkatkan dalam dua gelombang, masing-masing pada 3 dan 4 Januari 2026, sementara pekerjaan aktif dimulai sejak Senin, 5 Januari 2026.
Ulung menjelaskan, terdapat 27 target operasi yang ditetapkan di berbagai kantor pemerintahan dan seluruhnya telah mulai dikerjakan.
“Ada 27 target operasi dan semuanya sudah dikerjakan,” kata Ulung.
Menurut Ulung, capaian progres tersebut didukung oleh selesainya sebagian besar pekerjaan manual yang dilakukan praja IPDN.
Adapun pekerjaan lanjutan, khususnya pengangkutan lumpur di area luar ruangan, akan dilanjutkan dengan bantuan alat berat.
Sejumlah kantor juga telah dinyatakan selesai dibersihkan dan siap masuk ke tahap pemulihan berikutnya.
“Untuk kantor Bappeda dan Dinas Kesehatan dinyatakan hari ini clear, dan dilanjutkan dengan kantor-kantor dinas lainnya,” ujar Ulung.
Dalam pelaksanaannya, setiap titik operasi melibatkan rata-rata dua pleton praja IPDN, disesuaikan dengan luas dan tingkat kerusakan lokasi. IPDN juga menyiapkan personel tambahan untuk memperkuat area yang membutuhkan tenaga lebih besar.
“Apabila area itu membutuhkan praja yang lebih banyak, maka akan ditambah,” ucap Ulung.
Ia menambahkan pekerjaan di lapangan dilakukan dengan pendampingan Kasat Dharma dan pengawasan Kasat Wira untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Dengan dukungan alat berat dan kondisi cuaca yang mendukung, Ulung optimistis seluruh target pemulihan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
“Kalau alat berat lengkap dan cuaca mendukung, insyaallah dalam 10 hari bisa diselesaikan. Saya optimistis melihat progres yang ada,” tutur Ulung.
Editor: Redaktur TVRINews





