CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Perusahaan kontraktor konstruksi grup Bosowa, PT Tuju Wali Wali membangun pabrik pengolahan aspal (Asphalt Mixing Plant) di Kawasan Industri Makassar (KIMA).
Fasilitas berkapasitas produksi 80 ton per jam aspal panas (hot mix) dengan investasi senilai Rp 5 miliar itu, dijadwalkan diresmikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Jumat (9/1/2026).
"Insya Allah akan diresmikan Pak Wali. Akan hadir juga Founder Bosowa Pak Aksa Mahmud dan CEO Bosowa Corporindo Subhan Aksa," ujar Iskandar Mohammad, Head Business Unit Tuju Wali Wali, di Makassar Kamis (8/1/2026).
Iskandar yang juga salah seorang direksi di lingkungan perusahaan Bosowa Group menjelaskan, investasi fasilitas AMP ini sejalan dengan bisnis inti Tuju Wali Wali yang sejak dulu dikenal sebagai kontraktor konstruksi, termasuk jembatan dan jalan di berbagai wilayah Tanah Air.
Aspal panas produksi AMP Tuju Wali Wali ini, katanya, sebagai langkah antisipasi pemenuhan kebutuhan aspal panas untuk pembangunan jalan dan jembatan di Sulawesi Selatan yang akan digalakkan pemerintah.
Aspal panas diangkut dari fasilitas pengolahan dengan layanan truk ke proyek-proyek. Aspal sudah harus terhampar dalam waktu delapan jam setelah keluar dari pabriknya.
Iskandar juga menjelaskan aspal produksi perusahaannya juga digunakan untuk landasan pesawat di bandara.
AMP ini merupakan investasi kedua Bosowa Group yang diresmikan di Makassar. Sebelumnya, tahun 2025 lalu, Bosowa Berlian Motor juga membangun fasilitas ruang pamer (show room) dan bengkel Mitsubisi di kawasan Tanjung Bunga, Makassar.
Bagi Tuju Wali Wali, kata Iskandar, bukan hanya fokus mengerjakan proyek-proyek konstruksi di Sulawesi Selatan, tetapi juga di wilayah lain Tanah Air.
Di Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Tuju Wali Wali juga sedang mengebut penyelesaian proyek pembangunan rumah sakit daerah, yang dibiayai pemerintah pusat.
"Itu proyek pemetintah pusat di daerah yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo," paparnya.




