Jakarta, IDN Times - Tiga pria tewas ditembak di sebuah bengkel konstruksi di kota Shefa-Amr, Israel, pada Rabu (7/1/2026). Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di komunitas Arab di Israel, memicu kemarahan publik atas lambannya tindakan polisi dalam memberantas kejahatan.
Dilansir The New Arab, para korban diidentifikasi sebagai Kamel Hijarat, Yasser Hijarat, dan Khaled Ghadeer, dengan masing-masing berusia 55, 52, dan 62 tahun. Menurut temuan awal, salah satu pria ditembak saat sedang duduk di dalam mobil di luar bengkel, sementara dua lainnya dibunuh di lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan tentang tiga pria yang terluka dalam sebuah insiden kekerasan. Setibanya di lokasi, kami menemukan tiga pria tidak sadarkan diri tergeletak di tanah, tanpa denyut nadi dan tanpa pernapasan, dengan luka tembak. Pemeriksaan medis memastikan mereka meninggal di tempat kejadian," kata petugas dari layanan medis Israel, Magen David Adom.




