GenPI.co - Cermati Fintech Group menggelar corporate social responsibility (CSR) yang berfokus pengurangan dan pemanfaatan sampah dengan menyediakan mesin pengolah sampah anorganik di Kertabumi Recycling Center, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (8/1).
Cermati Fintech Group juga turut berfokus terhadap pengelolaan sampah anorganik dari berbagai material operasional, mulai kertas, kain, plastik, hingga impraboard.
Lebih dari 660 kilogram sampah gabungan dikumpulkan. Sampah itu akan diolah kembali menjadi kerajinan tangan oleh bank sampah Kertabumi dan warga setempat.
Setelah itu, Kertabumi akan memasarkan produk kerajinan tangan tersebut di galeri dan media sosial.
“Kami percaya pertumbuhan bisnis tidak boleh mengesampingkan tanggung jawab terhadap kelestarian alam dan lingkungan,” kata CEO Cermati Fintech Group Andhy Koesnandar.
Dia menjelaskan pihaknya melakukan pendekatan kreatif untuk meminimalisasi jejak karbon operasional.
“Selain itu, juga untuk memastikan material promosi kami memiliki siklus hidup yang lebih panjang dan bermanfaat,” ujar Andhy.
Sementara itu, Direktur Utama Indodana Fintech Ronny Wijaya mengatakan CSR yang dilakukan merupakan langkah nyata membangun ekosistem teknologi finansial yang berkelanjutan.
“Kami ingin kehadiran solusi digital kami di masyarakat berjalan beriringan dengan dampak positif bagi kelestarian ekosistem alam sehingga inovasi dan alam bisa tumbuh bersama secara harmonis,” ucap Ronny.
Direktur Indodana Finance Iwan Dewanto pihaknya ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukanlah akhir dari proses, melainkan awal nilai baru.
“Dengan pengolahan yang tepat, sampah bisa diolah menjadi barang jadi yang memiliki manfaat, nilai ekonomi, dan daya guna bagi masyarakat,” kata Iwan.
Iwan menjelaskan pihaknya tidak hanya berfokus mesin pengolah sampah, tetapi juga peningkatan pemberdayaan masyarakatnya.
“Melalui dukungan ini, kami berharap warga sekitar Kertabumi Recycling Center bisa mengasah potensi ekonomi kreatif mereka,” ucap Iwan. (*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:




