Menpora Jelaskan Alasan Bonus Medali Emas Diprioritaskan

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta 

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan alasan pemerintah memprioritaskan bonus bagi peraih medali emas karena emas menjadi penentu utama peringkat dalam ajang multi-event seperti Asian Games.

Menurut Erick, kebijakan tersebut bukan berarti pemerintah mengabaikan peraih medali perak dan perunggu. Namun, dalam sistem penilaian resmi multi-event, emas tetap menjadi tolok ukur utama.

“Kita hitung emasnya karena memang dalam kompetisi multi-event yang pertama dihitung itu emas. Bukan berarti kita tidak mengapresiasi perak dan perunggu, kita tetap apresiasi,” kata Erick di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Ia mencontohkan dukungan moril yang tetap diberikan kepada atlet peraih perak dan perunggu, termasuk saat SEA Games. Namun, secara strategi prestasi, atlet didorong untuk berorientasi pada emas.

“Artinya kita semua yang sedang berjuang harus berpikir emas dulu. Itu realita di kompetisi multi-event,” ujar Erick.

Terkait target Asian Games, Erick menyebut Kemenpora masih mengkalkulasi perolehan medali secara keseluruhan, dengan fokus utama tetap pada emas. Ia mengungkapkan rata-rata capaian emas Indonesia di Asian Games sebelumnya berada di angka empat emas.

“Kalau dirata-ratakan sebelumnya sekitar empat emas. Ke depan kita evaluasi dan persiapkan, bisa lebih dari empat emas, bahkan bisa sampai tujuh seperti saat Asian Games di China,” tutur Erick.

Sementara itu, soal pencairan bonus atlet, Erick memastikan prosesnya berjalan lancar. Ia menyebut bonus langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih.

“Alhamdulillah, kemarin langsung kita transfer ke akun atlet dan pelatih,” ucap Erick.

Erick juga menekankan pentingnya pendampingan pascakarier bagi atlet. Selain literasi finansial agar atlet mampu mengelola bonus dengan baik, Kemenpora juga mulai menyiapkan pembahasan serius terkait jalur karier atlet setelah pensiun.

“Kita dampingi atlet bukan hanya saat bertanding, tapi juga masa depannya. Career path atlet ini yang akan kita rapatkan ke depan,” tutur Erick.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penjualan Mobil 2025 Tembus 833 Ribu Unit, Turun 6 Persen Dibanding 2024
• 30 menit lalukumparan.com
thumb
Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melesat ke Level 8.956
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Saham BBRM Masuk Papan FCA, IRSX hingga CARE Keluar
• 54 detik laluidxchannel.com
thumb
Menjual Sisir kepada Biksu
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Penting Ga Sih, AC Mobil Dual Climate Zone?
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.