Jakarta (ANTARA) - Atlet triathlon putri Martina Ayu Pratiwi yang menyabet lima medali emas dan dua medali perak pada SEA Games Thailand 2025 menjadi atlet penerima bonus terbesar dari pemerintah sebesarRp3,4 miliar.
“Total dari semua medali ini Rp3,4 miliar,” ujar Martina kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta pada Kamis.
Atlet kelahiran Magetan itu menyatakan akan menggunakan bonus itu sebagai investasi masa depan untuk menunjang peningkatan prestasi di level lebih tinggi dan membantu kedua orang tuanya di kampung halaman.
“Bonusnya nanti buat investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi dan untuk membantu kedua orang tua di rumah,” kata Martina.
Atlet berusia 22 tahun itu menegaskan bahwa pencapaian tersebut diraihnya melalui proses yang tidak mudah.
Baca juga: Pemerintah berikan bonus total Rp465,25 miliar untuk atlet
Menurutnya, tantangan terbesar selama berkarier sebagai atlet adalah konsisten berlatih di tengah kondisi cuaca ekstrem dan berjuang jauh dari keluarga.
“Struggling-nya ya di latihan. Siang-siang, hujan, panas, enggak peduli cuaca kita tetap latihan. Jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang dilalui,” tuturnya.
Martina memberikan pesan dan motivasi untuk sesama atlet di Indonesia dalam meraih prestasi.
"Mungkin untuk para atlet yang ada di Indonesia, semangat terus berlatih saya tahu tidak mudah untuk mencapai prestasi yang tinggi ini, disiplin yg paling penting, latihan, fokus, semangat," ucapnya.
Baca juga: Pemerintah rencanakan dana pensiun untuk atlet dan pelatih
“Total dari semua medali ini Rp3,4 miliar,” ujar Martina kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta pada Kamis.
Atlet kelahiran Magetan itu menyatakan akan menggunakan bonus itu sebagai investasi masa depan untuk menunjang peningkatan prestasi di level lebih tinggi dan membantu kedua orang tuanya di kampung halaman.
“Bonusnya nanti buat investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi dan untuk membantu kedua orang tua di rumah,” kata Martina.
Atlet berusia 22 tahun itu menegaskan bahwa pencapaian tersebut diraihnya melalui proses yang tidak mudah.
Baca juga: Pemerintah berikan bonus total Rp465,25 miliar untuk atlet
Menurutnya, tantangan terbesar selama berkarier sebagai atlet adalah konsisten berlatih di tengah kondisi cuaca ekstrem dan berjuang jauh dari keluarga.
“Struggling-nya ya di latihan. Siang-siang, hujan, panas, enggak peduli cuaca kita tetap latihan. Jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang dilalui,” tuturnya.
Martina memberikan pesan dan motivasi untuk sesama atlet di Indonesia dalam meraih prestasi.
"Mungkin untuk para atlet yang ada di Indonesia, semangat terus berlatih saya tahu tidak mudah untuk mencapai prestasi yang tinggi ini, disiplin yg paling penting, latihan, fokus, semangat," ucapnya.
Baca juga: Pemerintah rencanakan dana pensiun untuk atlet dan pelatih




