Martina Ayu Senang Sabet 7 Medali di SEA Games, Disorot Prabowo, Dapat Bonus Rp 3,4 Miliar

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet triathlon putri, Martina Ayu Pratiwi bahagia meraih prestasi tertinggi dalam ajang SEA Games perdananya di Thailand tahun lalu.

Ia mampu menyabet 5 medali emas dan 2 medali perak dari cabang olahraga triathlon, duathlon, dan aquathlon yang dikalungkan di lehernya saat menghadiri acara penyerahan bonus di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

"Untuk di olahraga triathlon baru mulai tiga tahun ini dan ini adalah SEA Games pertama saya. Dan Alhamdulillah bisa meraih medali terbanyak di SEA Games ke-33," kata Martina pasca acara penyerahan bonus di Istana Negara, Kamis.

Baca juga: Panglima Beri Penghargaan Atlet Berpretasi: 2 Orang Naik Pangkat Luar Biasa, 34 Sekolah Perwira

Deretan prestasi tersebut bahkan mendapatkan sorotan langsung dari Presiden Prabowo Subianto saat menyerahkan bonus secara simbolis di Istana.

Martina menjadi salah satu dari 8 orang yang berdiri di depan untuk menerima penyerahan bonus secara simbolis.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Triathlon, Bonus atlet, SEA Games, martina ayu pratiwi&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOC8yMDU2MDMyMS9tYXJ0aW5hLWF5dS1zZW5hbmctc2FiZXQtNy1tZWRhbGktZGktc2VhLWdhbWVzLWRpc29yb3QtcHJhYm93by1kYXBhdC1ib251cw==&q=Martina Ayu Senang Sabet 7 Medali di SEA Games, Disorot Prabowo, Dapat Bonus Rp 3,4 Miliar§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Ia pun menjadi salah satu dari tiga atlet yang duduk sejajar dengan Presiden Prabowo dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di hadapan atlet lainnya di Istana Negara.

"Total dapat 7 medali, lima emas dan 2 perak. (Saat penyerahan bonus), Ditanya (Presiden) dari cabor apa, apa saja yang didapat, terus dihitung tadi berapa medalinya emasnya," bebernya.

Baca juga: Prabowo Minta Panglima TNI Naikkan Pangkat Atlet Berprestasi di SEA Games 2025

Karena prestasinya, ia mendapatkan bonus dari Negara sebesar Rp 3,4 miliar.

Diketahui, pemerintah memberikan bonus senilai Rp 1 miliar untuk peraih medali emas sektor tunggal.

Begitu pun Rp 500 juta per orang untuk peraih medali emas kategori beregu, Rp 220,5 juta per orang untuk peraih medali perak kategori beregu, serta Rp 110,25 juta per orang untuk peraih medali perunggu kategori beregu.

"(Medali yang saya raih) perorangan cuma satu, yang empat (medali lainnya) beregu. Total dari semua medali ini Rp 3,4 miliar," ucapnya.

Martina berencana, bonus itu akan digunakannya untuk investasi masa depan.

Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Atlet triathlon putri, Martina Ayu Pratiwi bahagia meraih prestasi tertinggi dalam ajang SEA Games perdananya di Thailand tahun lalu. Ia mampu meraih 5 medali emas dan 2 medali perak dari cabang olahraga triathlon, duathlon, dan aquathlon yang dikalungkan di lehernya saat menghadiri acara penyerahan bonus di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo yang meminta para atlet menggunakan bonus untuk hal-hal yang positif.

"Bonusnya nanti buat tentunya investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi dan untuk membantu kedua orang tua yang ada di rumah," beber Martina.

Martina mengakui, capaian prestasi ini bukan lah sebuah hal yang mudah. Ia sempat berlatih berhari-hari di tengah hujan dan cuaca tak menentu.

Kendati begitu, ia sudah memiliki target di ajang Asian Games tahun ini.

"Untuk persiapan Asian games sebenarnya sudah mulai dari tanggal 5 kemarin. Mungkin setelah ini mulai lagi berlatih persiapan di Asian games nanti," jelas Martina.

Baca juga: Prabowo Sorot Perjuangan Atlet Berkuda di SEA Games 2025: Fraktur Rusuk, Masuk Finish, Langsung Pingsan

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Sebagai informasi, Indonesia berhasil meraih 91 medali emas di SEA Games kali ini. Capaian ini jauh lebih tinggi dari target yang dicanangkan, yakni 80 emas.

Begitu pun membuat Indonesia berhasil menempati rangking kedua sejak tahun 1995. Selain emas, Indonesia juga berhasil meraih 111 perak dan 131 perunggu.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
OJK: Aduan KPR 831 Kasus, Sertifikat dan Penagihan Mendominasi
• 41 menit lalucelebesmedia.id
thumb
Agar Tak Dibekukan FIFA, Anggota Exco FAM Pertimbangkan Opsi Mundur Berjamaah: KLB Bakal Digelar?
• 13 jam lalubola.com
thumb
AS dan Inggris Pukul Jaringan Minyak Ilegal Rusia–Iran, Pendapatan Moskow Terjun Bebas
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Iran Alami Pemadaman Internet Skala Nasional Terkait Gelombang Protes
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Dokter Kamelia Sebut Ammar Zoni Ingin Mati di Penjara, Sekarang Berubah
• 9 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.