Penerimaan Pajak 2025 Tercatat Rp1.917,6 Triliun, Masih Shortfall Rp271,7 Triliun dari Target APBN

suarasurabaya.net
1 hari lalu
Cover Berita

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan realisasi penerimaan pajak hingga akhir Desember 2025 sebesar Rp1.917,6 triliun, yang mencapai 87,6 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang sebesar Rp2.189,3 triliun.

Meskipun ada pencapaian yang cukup signifikan, penerimaan pajak pada 2025 mengalami shortfall sekitar Rp271,7 triliun dibandingkan target.

Suahasil Nazara Wakil Menteri Keuangan menjelaskan bahwa meskipun secara keseluruhan penerimaan pajak mengalami pertumbuhan, angka neto penerimaan menunjukkan penurunan tipis sebesar 0,7 persen.

“Penerimaan pajak bruto tumbuh 3,7 persen, namun angka neto mengalami sedikit kontraksi. Ini disebabkan oleh penurunan yang terjadi pada semester pertama 2025,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1/2026).

Menurut Suahasil, tekanan terbesar terhadap penerimaan pajak terjadi pada semester pertama tahun 2025. Satu di antaranya terlihat pada kinerja Pajak Penghasilan (PPh) Badan, yang mengalami penurunan signifikan sebesar 10 persen pada kuartal pertama 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara kumulatif, penerimaan PPh Badan di semester pertama 2025 terkoreksi 10,4 persen.

Namun, Suahasil menambahkan bahwa situasi mulai membaik pada semester kedua 2025, di mana PPh Badan kembali mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,3 persen dengan realisasi mencapai Rp321,4 triliun.

Kinerja penerimaan PPh Orang Pribadi juga menunjukkan tren serupa. Pada paruh pertama tahun 2025, penerimaan pajak dari individu ini turun tajam sebesar 19,4 persen.

Namun, pada semester kedua, PPh Orang Pribadi berbalik arah dan tumbuh 17,5 persen dengan realisasi mencapai Rp248,2 triliun.

Sementara itu, penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) tercatat mengalami penurunan yang cukup dalam pada semester pertama 2025, yakni 14,7 persen.

Namun, pada paruh kedua tahun tersebut, penerimaan PPN dan PPnBM berhasil kembali tumbuh sebesar 2,1 persen dengan total realisasi Rp790,2 triliun.

Secara keseluruhan, penerimaan pajak bruto tahun 2025 mencapai Rp2.278,8 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.197,3 triliun.

Suahasil Nazara menegaskan bahwa meskipun ada pencapaian yang baik di akhir tahun, pemerintah tetap fokus pada perbaikan dan pengoptimalan penerimaan pajak di masa mendatang.

“Penerimaan pajak tahun ini masih menghadapi tantangan, namun kami yakin dengan perbaikan kebijakan dan pengawasan yang lebih ketat, penerimaan pajak akan semakin optimal pada 2026,” ujarnya.(faz/ham)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
WhatsApp Punya Fitur Baru 2026, Ada Apa Saja?
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Refleksi 2025 dan Arah Kebijakan 2026 Kementerian Kebudayaan, Tegaskan Pemajuan Kebudayaan Berkelanjutan
• 13 jam laludisway.id
thumb
Defisit APBN Melebar, Efektivitas Belanja jadi PR 2026
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pertapreneur Aggregator, Cara Pertamina Menyiapkan UMKM Tumbuh Berkelanjutan
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
‘Squid Game 3’ Raih Nominasi Actor Award untuk Penampilan Aksi Tim Stunt
• 3 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.