Defisit APBN 2025 Tembus 2,92%, Airlangga: Gak Apa-apa

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang tercatat relatif tinggi masih berada dalam batas yang dapat dikelola, selama pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. 

Airlangga menyampaikan hal tersebut usai menghadiri agenda penyerahan bonus atlet SEA Games ke-33 Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Menurutnya, pemerintah akan mengantisipasi kondisi fiskal ke depan dengan mendorong peningkatan penerimaan negara.

“Kita harus dorong penerimaan negara. Dengan penerimaan negara, tentu masalah defisit itu akan menurun,” ujar Airlangga.

Saat ditanya apakah pemerintah khawatir dengan defisit APBN yang mendekati ambang 3% dari produk domestik bruto (PDB), Airlangga menegaskan hal tersebut tidak menjadi persoalan utama.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

“Tidak apa-apa, yang penting pertumbuhan bisa dicapai,” katanya kepada wartawan.

Berdasarkan data pemerintah, APBN 2025 mencatat defisit sebesar Rp695,1 triliun atau setara 2,92% dari PDB. Angka tersebut melampaui outlook defisit sebesar 2,78% dari PDB dan target awal dalam APBN yang dipatok 2,53% dari PDB.

Baca Juga

  • Airlangga: Negosiasi Tarif Dagang RI-AS Masuk Tahap Akhir
  • Airlangga Sebut Retret Kabinet di Hambalang Bahas Program Awal Tahun
  • Melebar! Defisit APBN 2025 Tembus Rp695,1 Triliun, Nyaris Sentuh 3% PDB

Dari sisi penerimaan, pendapatan negara hingga akhir Desember 2025 mencapai Rp2.755,3 triliun atau 91,7% dari target Rp3.005,1 triliun. Sementara itu, belanja negara terealisasi Rp3.451,4 triliun atau 95,3% dari outlook belanja sebesar Rp3.621,3 triliun. 

Pemerintah sebelumnya menyatakan tetap berkomitmen menjaga kesinambungan fiskal, sembari memastikan belanja negara mampu menopang pertumbuhan ekonomi dan program prioritas nasional pada tahun-tahun mendatang.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kementerian ESDM Turunkan Ahli Geologi Kaji Sinkhole di Limapuluh Kota
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Kontribusi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Usman Hamid: Pandji Tak Bisa Dipidana, Jika Dipaksakan Bentuk Pembungkaman
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Ciputra Life Bidik Pertumbuhan Premi Double Digit di Tengah Tantangan Daya Beli
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Usai Nataru, Harga Cabai dan Ayam di Pasar Ciputat Mulai Turun
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.