Pemerintah Tegaskan Distribusi Royalti Harus Sesuai Ketentuan

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum sebagai salah satu unsur pengawas LMKN menegaskan bahwa pengelolaan royalti harus mencermati peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

“DJKI sebagai salah satu unsur pengawas LMKN mencermati proses pengelolaan royalti harus sesuai koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar di Kantor DJKI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Januari 2026.

BACA JUGA:Kasus Korupsi Proyek Bekasi, KPK Telusuri Peran DPRD dan Aliran Uang

BACA JUGA:Demi Zero Accident, Dapur MBG Wajib Gunakan Air Galon Bermerek Hindari Bakteri Ecoli

Hermansyah menjelaskan proses pengelolaan royalti dimulai setelah royalti dihimpun oleh LMKN. Kemudian LMKN akan mendistribusikan royalti kepada Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) berdasarkan perhitungan masing-masing LMK.

Perhitungan tersebut didasarkan pada data penggunaan lagu dan/atau musik yang wajib diberitahukan kepada LMKN Pencipta dan LMKN Hak Terkait sebagai dasar pembagian royalti. 

“Pemberitahuan pendistribusian royalti kepada LMKN harus disertai dengan data yang lengkap. Data tersebut meliputi besaran royalti yang didistribusikan, pihak yang menerima royalti, serta data pengguna per jenis layanan publik yang bersifat komersial. Kelengkapan data ini menjadi prasyarat utama dalam proses verifikasi,” lanjutnya. 

BACA JUGA:Singkirkan Wakil Tuan Rumah, Jojo Amankan Tiket Perempat Final Malaysia Open 2026

BACA JUGA:Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Wajib Bayar Nafkah Rp20 Juta per Bulan dengan Kenaikan Tahunan 10 Persen

Ketentuan tersebut diatur secara tegas dalam Pasal 28 Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2025 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. Regulasi ini menjadi landasan hukum dalam memastikan tata kelola royalti yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Setelah dilakukan verifikasi atas kelengkapan dan kesesuaian data, LMKN akan mendistribusikan royalti kepada LMK untuk kemudian dibagikan kepada pencipta dan pemilik hak terkait sesuai dengan keanggotaan masing-masing. Tahapan verifikasi ini merupakan instrumen penting untuk memastikan hak ekonomi diterima oleh pihak yang berhak.

“Dengan demikian, LMKN tidak diperkenankan mendistribusikan royalti kepada LMK apabila hasil verifikasi belum memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri tersebut,” tegas Hermansyah.

BACA JUGA:Singkirkan Wakil Tuan Rumah, Jojo Amankan Tiket Perempat Final Malaysia Open 2026

Melalui penegasan ini, DJKI mengimbau para pencipta, musisi, serta pemilik hak terkait untuk memastikan keanggotaannya pada LMK yang sesuai dan memperbarui data secara berkala.

Pelindungan kekayaan intelektual melalui mekanisme yang sah menjadi kunci untuk menjamin pemenuhan hak ekonomi sekaligus memperkuat keberlanjutan ekosistem industri musik nasional yang adil dan berkeadilan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Polisi, PDIP Sebut Itu Kritik Bukan Penistaan Agama
• 8 jam laludisway.id
thumb
Gelar Rakernas Besok, PDIP Akan Tegaskan sebagai Partai Penyeimbang
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Penjualan Motor Nasional 2025 6,4 Juta Unit, Naik 1,3 Persen Dibanding 2024
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Hikmahanto Nilai Serangan AS ke Venezuela Picu Kekacauan Geopolitik Dunia
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
FOMO Cari Kampus Masa Depan? UBSI Jadi Jawabannya di Indonesia Favorite Campus Expo 2026
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.