Penembakan Warga di Lokasi Tambang Ilegal, 4 Brimob Polda Sultra Diamankan

viva.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

Kendari, VIVA – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan empat anggota Brimob terkait insiden penembakan terhadap seorang warga di lokasi tambang ilegal Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sultra.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Bombana Iptu Abd. Hakim saat dihubungi di Kendari, Kamis malam, membenarkan peristiwa tersebut.

Baca Juga :
Baku Tembak Pecah di Sekitar Istana Presiden Venezuela Usai Pelantikan Delcy Rodriguez
Anggota TNI Bentrok dengan Brimob di Sulteng, Begini Kata Brigjen Donny

Ia mengatakan insiden penembakan terjadi sekitar pukul 11.00 Wita di area pertambangan ilegal yang berada di wilayah Desa Wambarema.

“Benar, pada 8 Januari 2026 telah terjadi insiden penembakan di lokasi tambang ilegal Desa Wambarema. Diduga melibatkan empat personel Brimob Resimen II yang sedang melaksanakan BKO di Sulawesi Tenggara,” kata Hakim.

Ia menjelaskan setelah peristiwa tersebut, keempat personel Brimob yang diduga terlibat telah diamankan di Polres Bombana. Selanjutnya, mereka dijemput dan dibawa ke Polda Sultra guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Akibat insiden tersebut, satu orang warga mengalami luka tembak pada bagian punggung kaki kiri dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Tanduale, Kabupaten Bombana," ujarnya.

Hakim mengungkapkan berdasarkan informasi awal, peristiwa bermula saat sejumlah orang yang diduga merupakan personel Brimob mendatangi lokasi tambang dan memberikan peringatan agar aktivitas pertambangan dihentikan.

Situasi kemudian memanas setelah terjadi adu mulut antara warga dan personel tersebut hingga akhirnya terdengar tembakan.

Ia menyampaikan jika penanganan kasus ini telah diambil alih oleh Polda Sulawesi Tenggara. Proses penyelidikan akan dilakukan secara objektif dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Seluruh proses penanganan perkara ini dilaksanakan sesuai aturan untuk menjamin keadilan bagi semua pihak,” sebutnya.

Halim juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan lancar. (Ant)

Baca Juga :
Bentrok Antarsuporter TNI-Brimob di Lapangan Futsal di Buton, Ini Penjelasan Kepala Dinas Penerangan AD
Polri Kembali Kirim 300 Personel Brimob Bantu Penanganan Bencana di Wilayah Aceh
Detik-detik Gegana Periksa 10 Sekolah di Depok yang Dapat Teror Bom! Dari SMA 4 Depok Hingga Cakra Buana

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dapur MBG Wajib Sertifikasi, Wamenkes: Yang Belum Layak Harus Perbaiki
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Polri Dinilai Berperan Aktif Sukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
AC Milan Ditahan Genoa, Allegri: Harusnya Lebih Sabar
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Dirut Pertamina Rapat dengan Purbaya, Bahas Insentif Merger 3 Subholding
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Simak Jadwal Live Streaming Pegadaian Championship Pekan Ke-15, Tayang di Vidio
• 9 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.