Jelang Laga Persib vs Persija di GBLA, Wagub Jabar Imbau Kepala Daerah Gelar Nobar

rctiplus.com
20 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, iNews.id - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengimbau seluruh kepala daerah di Jabar menggelar nonton bareng (nobar) laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, Minggu (11/1/2026) mendatang. Imbauan ini disampaikan agar bobotoh yang tidak memiliki tiket tak memaksakan diri datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung pada lokasi digelarnya laga el clasico Liga 1 tersebut.

Menurut Erwan, antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Persib vs Persija sangat tinggi. Sebab Persib Bandung bukan hanya milik Kota Bandung, melainkan milik seluruh warga Jabar.

“Saya memberikan imbauan kepada seluruh kepala daerah di Jawa Barat untuk melaksanakan nobar di daerah masing-masing,” kata Erwan usai rapat koordinasi pengamanan Persib di Polrestabes Bandung dikutip dari iNews Bandung Raya, Kamis (8/1/2026).

Erwan mengimbau bobotoh yang tidak memiliki tiket, baik dari Kota Bandung maupun luar daerah, agar tidak memaksakan diri datang ke Stadion GBLA.

“Lebih baik nobar di wilayahnya masing-masing. Di Kota Bandung, setiap kecamatan, setiap kelurahan, ruang-ruang gedung serba guna akan dijadikan tempat nobar,” ujar Erwan.

Wagub Jabar menyarankan agar nobar Persib vs Persija dilaksanakan di dalam ruangan seperti gedung olahraga, aula, atau gedung serba guna. Hal ini karena pertandingan berlangsung pada sore hari.

“Pertandingan kan sore hari. Kalau (nobar) di luar mungkin gak akan bagus. Harus dalam ruangan, oleh karena itu disarankan di setiap GOR, ruang serba guna, jadi tempat nobar,” tutur Erwan.

Saat ditanya apakah Pemprov Jabar akan menggelar nobar Persib vs Persija di Gedung Sate, Erwan menegaskan hal tersebut tidak memungkinkan.

“Kami kira ini gak memungkinkan ya (nobar di Gedung Sate), karena tempatnya juga tidak luas. Apalagi Gedung Sate kantor pemerintahan dan pertandingan hari Minggu, jadi gak bisa,” ucapnya.

Erwan juga memastikan pengamanan pertandingan akan dilakukan secara ketat dari ring terluar hingga terdalam.

“Ini adalah hajatnya bobotoh. Lebarannya boboh. Jadi pertandingan ini sangat ditunggu-tunggu. Mari kawal pertandingan ini berjalan dengan sangat sukses,” ujarnya.

Wagub Jabar menegaskan pihaknya tidak ingin insiden pada 2018 terulang kembali yang berdampak pada kegagalan Persib menjadi juara Liga 1 musim 2018/2019.

“Oleh karena itu, kita antisipasi dari masalah teknis maupun non-teknis. Karena yang paling utama juga yang bisa menjadikan kita juara adalah masalah non-teknis,” tutur Erwan.

Erwan berharap Persib Bandung tidak sampai terkena sanksi dari PSSI akibat gangguan non-teknis.

“Jangan sampai nanti tim tamu (Persija Jakarta) mundur tidak mau melaksanakan pertandingan dengan alasan mereka diganggu oleh bobotoh,” katanya.

Sementara itu, Ketua Viking Persib Club (VPC) Tobias Ginanjar memastikan bobotoh Persib Bandung tidak akan melakukan tindakan yang dapat merugikan tim kebanggaan Jabar tersebut. Untuk menyalurkan energi bobotoh, VPC menyiapkan koreografi khusus saat laga el clasico Persib vs Persija di Stadion GBLA.

“Nanti hari Minggu akan ada koreo yang secara sejarah termahal yang pernah dibuat oleh Viking. Jadi hari Minggu, ditunggu saja kejutannya. Mudah-mudahan koreonya lancar, berhasil,” kata Tobias.

Menurut Tobias, koreografi bobotoh Persib vs Persija tersebut semata-mata sebagai bentuk dukungan penuh kepada Persib Bandung. Koreografi yang disiapkan hanya berupa yel-yel dan chant dukungan tanpa unsur rasisme atau ujaran kebencian.

“Tanpa chance-chance rasis dan ujaran kebencian,” ujar Tobias.

Dia juga mengingatkan bahwa tiket laga Persib vs Persija telah habis. Bobotoh diminta tidak memaksakan diri datang ke stadion.

“Mohon pengertiannya, karena yang kita jaga adalah nama baik Persib. Yang kita jaga adalah faktor-faktor non teknis. Jangan sampai Persib dihukum,” ucap Tobias.

“Jangan memaksakan ke stadion. Yang datang ke stadion hanya yang memiliki tiket,” katanya.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Ringkus 3 Pak Ogah yang Aniaya Pengguna Jalan di Pesing, Jakarta Barat
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Hikmahanto Nilai Serangan AS ke Venezuela Picu Kekacauan Geopolitik Dunia
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Prakirakan Hujan di Jakarta dan Kepulauan Seribu Sepanjang Hari
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Blak-blakan! Julius Ibrani Pertanyakan Alasan Aktivis Muda NU dan Muhammadiyah Laporkan Pandji
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Target MBG Melonjak Drastis, Kemenkes Perketat Pengawasan Mutu, Nutrisi, hingga Higiene Dapur SPPG
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.