Barantin Tahan 1 Ton Daging Ilegal dan 133,5 Ton Bawang Tanpa Dokumen Saat Nataru

pantau.com
20 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menahan 1 ton daging kerbau ilegal di Entikong, Kalimantan Barat, serta 133,5 ton bawang bombai tanpa dokumen karantina dalam rangka pengawasan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Daging Kerbau Ilegal Ditemukan di Jalur Tikus Perbatasan

Daging kerbau ilegal ditemukan oleh petugas Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat bersama tim patroli gabungan.

Sebanyak 51 boks daging beku itu ditemukan tanpa pemilik di jalur tidak resmi perbatasan RI–Malaysia di Entikong, Kabupaten Sanggau, pada 24 Desember 2025.

Petugas segera melakukan tindakan karantina berupa penahanan terhadap komoditas tersebut.

"Semua komoditas tersebut kita lakukan tindakan karantina penahanan sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019," ungkap Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean.

Bawang Bombai Tanpa Dokumen Diamankan di Pelabuhan

Selain itu, Barantin juga menahan 133,5 ton bawang bombai yang diangkut menggunakan tujuh truk fuso tanpa dokumen karantina.

Penahanan dilakukan di Pelabuhan Tanjung Emas pada 2 Januari 2026.

Tindakan ini diambil setelah petugas menerima informasi intelijen dari Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal).

"Komoditas yang dilakukan penahanan akan dikenai tindakan lanjutan berupa penolakan dan atau pemusnahan," ia mengungkapkan.

Lebih dari 265 Ton Komoditas Tidak Penuhi Syarat Karantina

Selama periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Barantin mencatat 100 kali penahanan komoditas yang tidak memenuhi persyaratan karantina.

Berdasarkan data Pusat Data dan Sistem Informasi Barantin, lebih dari 265 ton dan 30.539 ekor komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan dilalulintaskan tanpa memenuhi persyaratan kesehatan karantina.

Dari total pelanggaran tersebut, tercatat 100 kali penahanan, 96 kali penolakan, dan 33 kali pemusnahan.

Tindakan dilakukan di berbagai tempat pemasukan dan pengeluaran seperti bandara, pelabuhan, kantor pos, dan pos lintas batas negara.

Sertifikasi Karantina Tetap Berjalan Selama Nataru

Meski pengawasan diperketat, Barantin tetap memberikan layanan sertifikasi karantina terhadap komoditas yang dilalulintaskan selama Nataru.

Tercatat sebanyak 99.425 sertifikasi dilakukan, yang terdiri atas 79.789 sertifikasi domestik, 6.372 sertifikasi impor, dan 13.264 sertifikasi ekspor.

"Layanan karantina selama Nataru merupakan komitmen kami untuk menjaga kesehatan dan keamanan komoditas sekaligus memastikan kelancaran distribusi barang dan orang," ujar Sahat Manaor Panggabean.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Senasib dengan Indonesia, Inflasi Tiongkok Bengkak pada Desember 2025 Imbas Harga Emas Perhiasan
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Ada Truk Terperosok di Ciputat, Lalin Tersendat
• 10 jam laludetik.com
thumb
PSI Fokus Benahi Struktur, Ketua Dewan Pembina Akan Muncul di Waktu Tepat
• 30 menit lalujpnn.com
thumb
Apakah Cinta Telah Mati di Kota Rumi?
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
ChatGPT Kini Bisa Tanya Soal Kesehatan Lewat ChatGPT Health
• 11 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.