KLUB raksasa La Liga, Real Madrid, dilaporkan berada di posisi terdepan (pole position) untuk mengamankan tanda tangan bek tengah Timnas Jerman, Nico Schlotterbeck. Krisis cedera yang menghantam lini pertahanan Los Blancos di musim 2025/2026 memaksa manajemen di Santiago Bernabeu untuk bergerak agresif di bursa transfer musim dingin ini.
Efek Domino Dayot UpamecanoLaporan dari media Jerman, BILD, menyebutkan bahwa peluang Madrid mendapatkan Schlotterbeck meningkat drastis setelah rival utama mereka di pasar transfer, Bayern Muenchen, dikabarkan hampir mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dengan Dayot Upamecano. Dengan bertahannya Upamecano di Bavaria, Bayern menarik diri dari perburuan Schlotterbeck, memberikan "jalan tol" bagi Real Madrid.
Kontrak Schlotterbeck di Borussia Dortmund sendiri akan berakhir pada musim panas 2027. Namun, bek berusia 26 tahun tersebut dilaporkan enggan memperpanjang masa baktinya di Signal Iduna Park karena ingin mencari tantangan baru dan jaminan trofi juara yang lebih konsisten.
Mahar 50 Juta EuroDortmund berada dalam posisi dilematis. Jika tidak menjualnya sekarang atau di musim panas nanti, mereka berisiko kehilangan aset berharganya dengan harga murah atau bahkan gratis di tahun 2027. Manajemen Die Borussen dikabarkan mematok harga minimal 50 juta euro (sekitar Rp850 miliar) untuk bek berkaki kidal tersebut.
Bagi Real Madrid, angka tersebut dianggap masuk akal mengingat kebutuhan mendesak mereka. Cedera berkepanjangan yang menimpa Eder Militao dan kondisi David Alaba yang mulai dimakan usia membuat Xabi Alonso membutuhkan sosok pemimpin baru di jantung pertahanan.
Statistik Impresif Schlotterbeck 2025/2026Ketertarikan Madrid bukan tanpa alasan. Schlotterbeck tampil solid di Bundesliga musim ini meski Dortmund mengalami fluktuasi performa. Kemampuannya dalam mendistribusikan bola dari lini belakang sangat cocok dengan gaya main build-up Real Madrid.
*Data per Januari 2026 (Sumber: Opta & Bundesliga Official)
Selain statistik bertahan, keunggulan utama Schlotterbeck adalah kaki kirinya. Real Madrid kekurangan bek tengah berkaki kiri murni sejak David Alaba sering absen. Kehadiran Schlotterbeck akan memberikan keseimbangan dalam sirkulasi bola, memungkinkan Madrid keluar dari tekanan high-press lawan dengan lebih cair.
Jika transfer ini terwujud, Schlotterbeck akan menjadi bek Jerman ketiga yang menjadi pilar penting di Bernabeu dalam satu dekade terakhir, mengikuti jejak Antonio Rudiger dan Christoph Metzelder.




