Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid, menargetkan cabang olahraga panjat tebing mampu menyumbangkan empat medali pada ajang Asian Games mendatang.
Target tersebut disampaikan Yenny usai menghadiri penyerahan Bonus Atlet SEA Games ke-33 Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
“Panjat tebing target kita empat medali untuk Asian Games nanti. Mohon doanya,” ujar Yenny.
Untuk ajang Olimpiade, Yenny menyebut FPTI membidik dua medali emas, khususnya dari nomor speed. Sementara itu, nomor lead ditargetkan mampu menembus babak final sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembinaan atlet.
“Untuk Olimpiade target kita dua medali emas. Untuk speed kita tetap target medali, sementara lead kita target final. Lead ini memang jangka panjang, karena selama ini belum sekuat speed,” jelasnya.
Kendati demikian, Wakil Presiden IFSC Asia itu juga menyoroti kejutan positif dari nomor lead pada SEA Games 2025. Atlet panjat tebing Indonesia berhasil merebut dua medali emas dan dua medali perak, capaian yang disebutnya di luar ekspektasi awal.
Baca Juga
- Bangga! Atlet Panjat Tebing Indonesia Kiromal Katibin Duduki Ranking 1 Dunia
- IFSC World Cup Bali 2025, Pelatih Panjat Tebing Buka Suara Soal Torehan Veddriq Cs
- Indonesia Kembali Terpilih Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Panjat Tebing 2025
“Di Sea Games kemarin ada kejutan. Lead kita ternyata dapat dua emas dan dua perak,” katanya.
Yenny juga menegaskan stok atlet muda panjat tebing Indonesia saat ini sangat melimpah, terutama untuk nomor lead. Para atlet muda tersebut akan dipersiapkan sebagai bagian dari jalur pembinaan menuju Asian Games hingga Olimpiade.
“Sekarang panjat tebing punya banyak stok atlet muda. Mereka ini kita persiapkan untuk Asian Games dan ini akan menjadi path mereka ke Olimpiade,” ujarnya.
Meski demikian, Yenny mengingatkan bahwa panjat tebing di Asian Games tetap harus melalui babak kualifikasi, sehingga peluang tampil sangat bergantung pada hasil seleksi.
“Kita tidak tahu siapa yang lolos. Selain skill, ada juga faktor keberuntungan,” katanya.





