JAKARTA, KOMPAS.TV - Kreator Konten Ramond Dony Adam atau DJ Donny mengungkapkan alasannya menyampaikan kritik kepada pemerintah dengan cara keras dan kasar.
Menurutnya, hal itu ia lakukan karena bercemin dari sikap pemerintah itu sendiri. DJ Donny menilai pemerintah lebih dulu bersikap kasar kepada rakyatnya dalam sejumlah hal.
"Kalau dibilang kami mengkritiknya agak keras atau kasar, sebenarnya kan ini dimulai (dari) pemerintah," kata DJ Donny dalam program Rosi Kompas TV pada Kamis (8/1/2026).
"Awal mula sama kritik agak kasar dan keras itu kan karena saya bercermin dari pemerintah. Ketika ada pemerintah berkata ada isu Indonesia gelap, kau yang gelap, ada isu apalagi, ada juga pejabat ngomong biadab."
Baca Juga: Kreator Konten Sherly Annavita Diteror, Mobil Dipilox dan Data Diri Sang Adik Dijadikan Ancaman
Karena itu, DJ Donny menegaskan para pegiat media sosial berbicara kasar saat mengkritik kebijakan pemerintah, karena pemerintahnya juga bersikap kasar terhadap rakyatnya.
Lebih lanjut, Jurnalis Kompas TV Frisca Clarissa lantas mengonfirmasi kepada DJ Donny mengenai adanya pernyataan yang menyebut tulisan dalam pesan teror mirip dengan tulisan tangannya, lalu teror terhadapnya itu disebut hanya settingan untuk menaikkan jumlah follower atau pengikut di media sosial.
Menanggapi itu, DJ Donny menegaskan follower atau pengikutnya di media sosial sudah banyak, bahkan sebelum terjadi peristiwa pelemparan bom molotov di rumahnya.
"Sebelum ada teror ini, sebelum ada pelemparan bom molotov, follower saya sudah banyak. Saya enggak bakal, enggak bakal mengeksploitasi juga, saya pengen pansos enggak juga," ucap Donny.
"Siapa sih mau dilempar bom molotov ke rumahnya. Istri saya lagi hamil 7 bulan loh, enggak ada yang mau dilempar bom molotov."
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- ramond dony adam
- dj dony
- kritik keras dj dony
- kritik ramond dony adam
- kritik keras untuk pemerintah



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2026%2F01%2F04%2F188c1fef-ca70-4218-aa5e-929b2dd042ae.jpg)