Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan menelan kekecewaan setelah gagal mengamankan tiga poin saat menjamu Genoa di San Siro, Jumat (9/1/2025) dini hari WIB. Hasil imbang 1-1 pada lanjutan Serie A Italia itu membuat langkah Rossoneri dalam persaingan papan atas kembali tersendat.
Datang dengan target menang demi menjaga jarak dengan para rival, Milan justru tampil tidak sepenuhnya lepas. Massimiliano Allegri menilai timnya tidak mengelola beberapa fase pertandingan dengan baik sejak awal laga.
Babak pertama berjalan sulit bagi tuan rumah karena Genoa tampil disiplin dan berani menekan. “Kami menjalani babak pertama yang sulit, mereka berlari banyak dan melakukan penjagaan ketat,” ujar Allegri, seperti dikutip MilanNews.
Tekanan Genoa akhirnya membuahkan hasil lewat gol Lorenzo Colombo, pemain pinjaman Milan yang mencetak gol ke gawang klub induknya sendiri. Gol tersebut membuat situasi pertandingan semakin kompleks bagi Rossoneri.
Meski tertinggal, Allegri menegaskan timnya sebenarnya tetap memiliki peluang. “Kami punya dua atau tiga kesempatan yang cukup bagus untuk mencetak gol, tetapi kemudian kami justru kebobolan,” kata pelatih asal Italia itu.
Memasuki babak kedua, Milan meningkatkan intensitas permainan dan mulai mengurung pertahanan Genoa. Allegri menyebut perubahan pendekatan tersebut membuat lawan terpaksa bertahan lebih dalam.
“Di babak kedua ceritanya berbeda, kami menaikkan tempo dan mereka turun lebih ke belakang,” ucap Allegri. Ia menilai fase ini menunjukkan potensi Milan, meski belum sepenuhnya matang.
Tekanan panjang Milan akhirnya terbayar pada menit ke-92 melalui gol Rafael Leao. Gol tersebut setidaknya menyelamatkan satu poin dan menjaga Milan dari kekalahan di kandang sendiri.
Namun drama belum berhenti meski skor sudah imbang. Beberapa menit kemudian, Genoa mendapatkan hadiah penalti yang nyaris menghukum Milan di detik-detik akhir pertandingan.
Allegri menyoroti momen tersebut sebagai contoh kurangnya manajemen permainan. “Pada menit-menit akhir, Anda harus menciptakan situasi berbahaya tanpa membuka ruang untuk serangan balik yang bisa membuat kami kalah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedewasaan dalam membaca situasi pertandingan. “Ini adalah pelajaran tentang kematangan yang harus kami pelajari, terutama ketika Anda memiliki beberapa menit untuk mengejar kemenangan,” lanjut Allegri.




