GenPI.co - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf menyatakan parpolnya tidak bisa disebut balik badan, jika saat ini mendukung Pilkada melalui DPRD.
“Tidak bisa disebut berbalik pikiran ya. Tetapi, politik itu dinamis,” katanya dikutip dari JPNN, Jumat (9/1).
Sebagaimana diketahui, Demokrat pada kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan ikut keputusan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sikap tersebut, berbeda dengan yang ditunjukkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.
SBY pada saat menduduki kursi Presiden RI, yakni 2014 mengeluarkan dua Perppu yang membatalkan wacana Pilkada melalui DPRD.
Dede Yusuf menyampaikan setiap periode memiliki masa. Menurutnya, kepala daerah hasil Pilkada secara langsung juga tidak otomatis meningkatkan pembangunan.
“Biaya politik, memang semakin mahal. Cost untuk Pilkada semakin tinggi dan terjadi politik uang,” ujar anggota Komisi II DPR tersebut.
Dia menyebut Pilkada melalui DPRD bisa jadi solusi dalam melahirkan pemimpin yang mampu menyejahterakan rakyat.
Dede Yusuf berharap keterlibatan publik tetap diakomodasi, jika wacana Pilkada melalui DPRD itu diterapkan.
“Pilkada melalui DPRD tidak melanggar undang-undang. Kita bisa coba untuk tujuan efisiensi penghematan anggaran,” ucapnya. (ast/jpnn)
Video heboh hari ini:





