Jelang Hadapi PSPS Pekanbaru, Sumsel United Fokus Benahi Attacking

tvrinews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Aan Muzhar

TVRINews, Sumatera Selatan

Menjelang pertandingan pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/26 menghadapi PSPS Pekanbaru, Sabtu (10/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sumsel United intens melakukan evaluasi. 

Tim berjuluk Laskar Juaro itu terus memperbaiki sejumlah kekurangan yang membuat mereka gagal meraih poin penuh dan hanya membawa pulang satu angka dari markas Persekat Tegal.

Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, menegaskan ada tiga aspek krusial yang menjadi fokus pembenahan sebelum duel kontra PSPS: lini depan, pertahanan, dan transisi permainan.

“Yang paling utama adalah masalah attacking kita. Namun, tentu tanpa meninggalkan defending dan transisi, karena kelemahan kita saat melawan Persekat Tegal ada di situ,” ujarnya.

Secara statistik, Sumsel United sebenarnya unggul dalam penguasaan bola hingga 58 persen pada laga sebelumnya. Namun, efektivitas serangan menjadi persoalan utama. Juninho Cabral dan kawan-kawan hanya mampu melepaskan satu tembakan on target dari enam percobaan, sementara Persekat mencatat delapan tembakan tepat sasaran dari total 16 percobaan.

“Ketika kita kehilangan bola, lawan langsung bisa menyerang bahkan mencetak gol. Jadi fokus kita adalah memperbaiki attacking, defending, dan transisi,” tegas Nilmaizar.

Pelatih asal Sumatera Barat itu berharap serangkaian latihan intensif selama sepekan terakhir dapat memperbaiki berbagai kekurangan yang terlihat.

“Setelah semua diperbaiki dan kelebihan tim dimaksimalkan, selanjutnya kita fokus pada latihan taktikal. Bagaimana pola bermain yang akan diterapkan saat menghadapi PSPS Pekanbaru nanti,” jelasnya.

Selain mengasah lini depan, transisi, dan memperkokoh pertahanan, Nilmaizar juga menekankan pentingnya fokus penuh sepanjang pertandingan. Terutama dalam menghadapi situasi bola mati seperti free kick dan corner kick.

“Tetap fokus. Gol Persekat Tegal kemarin terjadi dari corner kick. Kalau gol lahir lewat set piece, berarti penjagaan kita kurang. Ada beberapa pemain yang hilang penjagaan sehingga Rocky Mandosir bisa mencetak gol. Kalau penjagaan bagus dan fokus, tentu gol itu tidak terjadi,” pungkasnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Aceh Dapat Huntara, Wamendagri Minta Pemda Tak Lepas Tangan
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Soal Candaan Gibran, Eks Penyidik KPK Pasang Badan untuk Pandji
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Seberapa Sering Harus Mencuci Mobil?
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jalan di Flyover Pesing Jakbar Berlubang, Bikin Ban Kendaraan Pecah
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Penjelasan Pemerintah soal Draf Aturan TNI Atasi Terorisme
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.