Kawasan Gunung Papandayan yang berada di Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat, diterjang longsor pada Kamis, 8 Januari 2026. Material longsor menutup akses utama menuju salah satu tempat favorit pendaki, Pondok Saladah.
Kapolsek Cisurupan, AKP Masrokan membenarkan adanya kejadian longsor yang terjadi di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan.
"Kejadiannya sore kalau dilihat dari foto yang saya terima," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Masrokan mengaku pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pengelola TWA Papandayan terkait dengan kejadian tersebut. Hasilnya, diketahui material longsor berasal dari kawasan tebingan Hutan Mati, dan menutup akses utama menuju Pondok Saladah.
"Jadi itu posisinya setelah Pos 7, itu jalur motor termasuk jalur utama menuju Pondok Saladah. Jadi jalur utama menuju Pondok Saladah tertutup material longsor, namun memang ada jalur alternatif lain yang bisa digunakan untuk pendaki," katanya.
Selain menjadi akses utama menuju Pondok Saladah, Masrokan juga mengatakan bahwa jalur tersebut tidak jarang digunakan untuk pendaki yang menuju Hutan Mati menggunakan kendaraan bermotor.
"Dengan adanya longsor ini, kendaraan bermotor tidak bisa lewat sama sekali," katanya.
Masrokan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka saat longsor di kawasan gunung setinggi 2.665 meter di atas permukaan laut itu. Namun dirinya belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya longsor hingga tinggi, panjang, dan lebar material longsor yang jatuh.
"Karena kalau hari ini tidak ada turun hujan di kawasan Cisurupan. Kami juga belum melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian, namun besok pagi kami akan turun langsung ke lokasi," katanya.



