GenPI.co - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus merespons hasil survei LSI Denny JA yang menyebut mayoritas publik menolak usulan Pilkada melalui DPRD.
Deddy Sitorus mengatakan temuan tersebut menegaskan rakyat tidak mau hak politiknya dicabut, dalam pemilihan kepala daerah.
“Rakyat tidak mau hak politik dalam memlih kepala daerah, dibajak segelintir oligarki,” katanya dikutip dari JPNN, Jumat (9/1).
Anggota Komisi II DPR itu menyampaikan rakyat juga tidak percaya DPRD dalam memilih kepala daerah.
“Penolakan itu, kaena tidak percaya DPRD bakal memilih calon yang sesuai aspirasi puiblik. Namun, cenderung pada selera segelintir elite,” ujarnya.
Dia menyarankan supaya DPR tidak mengubah Pilkada secara langsung, menjadi melalui DPRD yang banyak ditolak publik.
Deddy menilai DPR lebih baik memperbaiki kekurangan dalam penyelenggaraan Pilkada secara langsung, daripada mengubah sistemnya.
“Kekuangan selama ini banyak yang datang dari partai politik, kandidat, penyelenggaran, dan pengawas pemilu,” tuturnya.
LSI Denny JA sebelumnya mengungkap ada 66,1 persen publik menyatakan menolak usulan Pilkada melalui DPRD.
Survei itu melibatkan 1.200 responden, memakai metodologi multi-stage random sampling yang diwawancara secara tatap muka kuisioner. (ast/jpnn)
Heboh..! Coba simak video ini:




