Grid.ID - Nama Inara Rusli masih menjadi perbincangan hangat usai polemik nikah siri dengan Insanul Fahmi mencuat. Isu tersebut terus bergulir dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat luas.
Polemik ini pertama kali mencuat ketika istri Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, mengungkap dugaan perselingkuhan yang melibatkan suaminya dengan Inara Rusli. Pengakuan tersebut disampaikan ke publik pada November 2025 lalu.
Di tengah ramainya pemberitaan, mantan suami Inara, Virgoun, memutuskan membawa anak-anak mereka agar tidak berada di dekat Inara. Situasi tersebut semakin memperberat kondisi psikologis Inara.
Inara mengungkapkan bahwa mentalnya terguncang ketika kabar pernikahannya tersebar luas. “Campur aduk, karena siapa yang enggak sedih sih? Hati seorang Ibu mana yang enggak sedih. Enggak bisa ketemu sama anak-anaknya selama 2 bulan,“ ujar Inara dikutip dari podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Jumat (9/1/2026).
Selain itu, Inara juga merasa komunitas sosial yang dimilikinya ikut terseret dalam polemik tersebut. “Aku punya komunitas sosial yang enggak tau apa-apa tapi di framing seakan-akan mereka ini dalang dari ini semua,“ ungkapnya.
Dampak dari isu tersebut juga dirasakan Inara dalam dunia profesional. Ia mengaku tidak enak hati kepada banyak pihak. “Jadi aku merasa enggak enak hati ke mereka, ke banyak orang. Ke brand, PH film ada yang di cut juga,” ungkapnya
Inara juga mengaku kesulitan menjelaskan situasi yang sebenarnya karena opini publik sudah terbentuk. “Bingung mau jelasinnya gimana. Karena orang semuanya sudah terlanjur menerima informasi itu hanya dari satu pihak,“ katanya.
Lebih lanjut, Ibu tiga anak ini menegaskan bahwa dirinya merasa sebagai orang baru dalam hubungan pernikahan Insanul dan Wardatina Mawa. Ia mengaku tidak mengetahui kondisi rumah tangga Insanul karena sejak awal menikah tidak pernah diceritakan.
“Aku ngerasa gak punya hak untuk ngejelasin gitu. Kayak aku nih posisinya juga orang baru, aku enggak tau apa-apa,“ ucap Inara. Ia pun tidak menutup mata atas kesalahan yang mungkin telah ia lakukan.
“Aku enggak mau sama sekali bilang aku benar. Aku juga salah karena aku enggak nanya, karena aku kurang detail. Terserah orang mau bilang aku bodoh atau apapun itu aku terima,“ ujarnya.
Meski demikian, Inara mengaku tidak mempermasalahkan berbagai penilaian negatif yang diarahkan kepadanya. “Aku enggak mempermasalahkan orang mau ngejatuhin nama aku, mau nge-judge aku, mau menghakimi aku, mau menghina, aku enggak masalah sama sekali,“ katanya.
Ia juga mengatakan keikhlasannya jika harus kehilangan popularitas dan sumber penghasilan dari media sosial. “Sosmed kemarin itu tools doang buat aku cari uang. Buat menyampaikan syiar. Jadi kalau misalnya Allah mau ngambil itu semua, engga apa-apa aku ridho,“ tutup Inara.(*)
Baca Juga: Inara Rusli Desak Wardatina Mawa Tegas Soal Poligami: Kalau Tidak Mau, Ajukan Gugatan Cerai ke Insanul Fahmi
Artikel Asli




