GenPI.co - Warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, berharap pembersihan rumah yang tertumbun lumpur.
“Sebab, pemilik rumah tidak sanggup, jika mengandalkan tenaga sendiri,” kata Keuchik atau Kades Blang Cut Muhammad Jamin, dikutip dari Antara, Sabtu (10/1).
Dia mengungkapkan rumah warga di wilayahnya, tertimbun lumpur dengan ketinggian yang bervariasi.
Jamin menyampaikan sejumlah pihak, saat ini tengah melakukan pembersihan jalan yang tidak bisa diakses, akibat tertimbun longsor.
Dia mengaku ada 435 jiwa penduduknya yang terpaksa mengungsi, karena kondisi rumah yang tertimbun longsor.
“Malam hari, warga mengungsi ke Kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya dan pagi sampai sore pulang untuk melihat apa yang bisa dilakukan,” ujarnya.
Jamin juga sangat berharap pembersihan lumpur di pekarangan rumah, dengan cara dikerok dan diangkut memakai alat berat.
“Pembersihan lumpur memakai alat berat sangat diperlukan agar warga bisa membersihkan lumpur di dalam rumah,” tuturnya.
Sementara itu, warga Gampong (Desa) Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Rohana juga berharap pembersihan lumpur di pekarangan rumahnya.
“Kalau mau bayar orang, kami tidak sanggup. Sebab, sudah tidak memiliki uang. Semua yang ada di rumah, juga tidak bisa dipakai lagi,” ucapnya. (ant)
Simak video menarik berikut:




