Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla menyatakan kelompok atas nama Angkatan Muda Nahdlatul Ulamayang melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya bukan bagian dari PBNU.
Ia pun menegaskan tidak ada lembaga, badan otonom NU, maupun perkumpulan NU yang bernama Angkatan Muda NU. “Kalau representasi PBNU jelas tidak,” kata Ulil Kamis (8/1), dilansir dari NU Online.
Ulil menyebut sudah sejak lama banyak kelompok atau individu yang melakukan berbagai aktivitas dengan mengatasnamakan NU. Menurutnya, hal itu dikarenakan karakter NU sebagai organisasi besar yang bersifat terbuka.
“Sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU,” katanya.
Ulil mencontohkan adanya gerakan yang muncul atas nama NU namun hanya bersifat spontan dan sementara, bahkan hanya bertahan dalam hitungan jam.
“Ada yang mau demo untuk isu tertentu, bikin gerakan atas nama NU. Umurnya mungkin hanya beberapa jam saja," katanya.
Di sisi lain, ia menilai perlunya ruang humor di tengah kehidupan masyarakat. Ia pribadi menyenangkan jika komedian justru dihadapkan dengan proses hukum.
“Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah koentji (kunci),” kata dia.
Sebelumnya, Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik organisasi Islam. Pihak yang melaporkan mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah.
Laporan ini terkait materi komedi Pandji dalam 'Mens Rea' yang disiarkan dalam platform Netflix. Pelapor yang bernama Rizki Abdul Rahman menganggap Pandji menebarkan isu kurang positif.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445749/original/021618200_1765863815-3.jpg)
