Brilio.net - Inara Rusli akhirnya memberikan penjelasan terbuka mengenai status pernikahannya dengan Insanul Fahmi yang tengah menjadi perbincangan hangat terkait isu poligami. Mantan istri Virgoun ini menyatakan kesiapan dan keikhlasannya jika harus menjadi istri kedua, dengan catatan seluruh prosesnya tetap berpegang teguh pada aturan syariat Islam.
Mengaku Tak Tahu Status Insanul Fahmi di Awal
BACA JUGA :
Usai pertemuan keluarga dan saran tokoh agama, Inara Rusli cabut laporan terhadap Insanul Fahmi
foto: KapanLagi
Inara memberikan klarifikasi penting soal awal mula kedekatannya. Ia menegaskan bahwa sejak masa perkenalan hingga saat menikah, ia sama sekali tidak menyadari bahwa Insanul masih memiliki istri sah. Inara mengakui adanya kelalaian dari pihaknya karena tidak mengecek latar belakang sang suami secara lebih mendalam.
Saat berada di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (8/1), ia menjelaskan posisinya:
BACA JUGA :
Polisi beberkan progress laporan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli
"Kalau misalkan saya mengetahui sedari awal saudara Insan punya istri dan saya tetap melanjutkan pernikahan ya, dalam kondisi saya tahu bahwa dia punya istri, mungkin bisa kalian bilang saya ini pelakor. Tapi kan sedari awal saya tidak tahu," ungkap Inara, seperti dikutip brilio.net dari KapanLagi, Jumat (9/1).
Enggan Menyalahkan SuamiMeski berada di posisi yang sulit, Inara memilih untuk tidak menyudutkan suaminya. Menurutnya, Insanul tidak memiliki niat jahat atau sengaja ingin membohonginya. Ia merasa ada situasi tertentu yang membuat kenyataan tersebut belum terungkap saat mereka memulai hubungan.
Alasan Memilih BertahanTerkait keputusannya untuk tetap mempertahankan rumah tangga meski diterpa isu miring, Inara mengaku memegang teguh nasihat dari ulama yang ia hormati. Ia merasa perlu menjaga ketaatan kepada suami sebagai pemimpin keluarga selama hal tersebut tidak melanggar aturan agama.
"Karena saya sudah dapat wejangan, sudah diingatkan sama sosok ulama yang kami hormati. Bahwa sebagai istri, apapun keputusan kepala rumah tangga, kita harus tetap taat," jelasnya.
Menyikapi Hujatan dan Cancel CultureMenanggapi sanksi sosial serta kritik tajam dari netizen, Inara memilih tetap tenang. Baginya, penilaian Tuhan jauh lebih penting daripada opini orang asing yang tidak memahami kondisi aslinya. Ia pun menambahkan pendapatnya mengenai nilai diri di mata publik:
“Apa yang orang lain katakan terhadap saya itu kan penilaiannya mereka, bukan berarti menentukan value saya. Lagipula kalau memang saya berniat untuk menjadi pilihan kedua setiap orang, ya sudah sedari dululah saya ngapain ngartis," tuturnya.
Sebagai figur publik yang telah berhijrah, Inara sadar betul bahwa keputusannya terkait poligami ini akan memicu pro dan kontra. Namun saat ini, ia lebih memilih fokus pada penyelesaian urusan internal keluarga dan proses hukum yang sedang berjalan, sembari tetap berupaya menjadi istri yang baik.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3308240/original/077509200_1606401810-injection-5722329_1920.jpg)