Airlangga Akui Defisit APBN 2,9% Demi Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2025

cnbcindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita
Foto: Suasana arahan Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Senin (15/11/2025). (Tangkapan layar Youtube Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, tekanan defisit APBN 2025 yang realisasinya defisit jauh melampaui target bentuk upaya pemerintah untuk mengejar laju pertumbuhan yang telah dicanangkan di level 5,2% pada tahun lalu.

Ia memastikan, karena tujuannya untuk terus memacu laju pertumbuhan, tekanan defisit itu tidak akan menganggu sentimen investor, terutama yang menjadi bond holder pemerintah.

Sebagaimana diketahui, realisasi defisit APBN 2025 senilai Rp 695,1 triliun atau setara 2,92% produk domestik bruto (PDB). defisit itu sekitar 112,8% dari target dalam UU APBN 2025 yang hanya senilai Rp 6162 triliun atau setara dengan 2,53% PDB.


Baca: Shortfall Pajak 2025 Capai Rp 271,1 T, Ini Biang Keroknya

"Enggak ada masalah kan tahun kemarin sudah ditutup dan defisitnya masih aman di bawah 3% walaupun dekat (batas aman defisit di UU Keuangan Negara)," tutur Airlangga di kantornya, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Airlangga menganggap wajar defisit membengkak karena pendapatan negara sepanjang tahun lalu hanya 91,7% dari target, yakni Rp 2.756,3 triliun dari yang seharusnya dikejar Rp 3.005,1 triliun. Sedangkan belanja negara realisasinya Rp 3.451,4 triliun, atau 95,3% dari target Rp 3.621,3 triliun.

Belanja yang masih terus gencar dilakukan saat penerimaan negara loyo Airlangga tegaskan sebagai upaya pemerintah untuk memacu pertumbuhan. Menurutnya, saat ini laju pertumbuhan ekonomi menjadi sangat penting bagi Indonesia untuk mendorong penciptaan lapangan kerja.

Baca: Tunggu Tanggal Mainnya! Perjanjian RI-AS Bisa Bikin Iri Negara Lain

"Yang paling penting kita kejar pertumbuhan. Pertumbuhan kan kaitannya direct ke employment, penciptaan lapangan kerja, jadi itu yang kita dorong," ucap Airlangga.

Ia pun optimistis, dengan upaya itu, laju pertumbuhan sepanjang tahun lalu akan mendekati target 5,2%. Sebab, dengan ekspansi fiskal yang dilakukan pemerintah utamanya pada akhir tahun akan menciptakan percepatan pertumbuhan pada kuartal IV-2025.

"Pertumbuhan kuartal IV di antara kuartal-kuartal sebelumnya tumbuh bisa menjadi yang tetinggi, jadi secara keseluruhan target APBN bisa mendekati," ujar Airlangga.


(arj/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Purbaya: Injeksi Uang ke Bank Tak Optimal, Ekonomi di Bawah 6%

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Ungkap Ada Pengembalian Rp100 Miliar Terkait Korupsi Kuota Haji
• 12 jam laluokezone.com
thumb
374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Tarif Listrik PLN per kWh 11-18 Januari 2026 Semua Golongan Non Subsidi dan Subsidi
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Bikin Resah Warga, Geng Motor Penganiaya Warga Ditangkap Polisi | KOMPAS MALAM
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Bocah SD di Bali Dianiaya Pacar Bapaknya yang Tak Terima Diejek Pelakor
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.