Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi seluruh Indonesia (PB PABBSI) Rosan Perkasa Roeslani memastikan memberikan bonus tambahan bagi atlet dan pelatih yang meraih mendali dalam Sea Games ke-33 Thailand 2025
“Tentunya bangga atlet kami baru saja mencetak kembali rekor dunia. Itu prestasi yang sangat membanggakan dan saya hadir di sini dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia,” ujar Rosan di Jakarta, Kamis, (8/1/2026).
Rosan memastikan PB PABBSI akan memberikan bonus tambahan kepada atlet dan pelatih sebagai bentuk apresiasi, meski tidak pernah menjanjikannya sejak awal kompetisi.
“Kita alhamdulillah selalu menambah bonus, tapi tidak menjanjikan di awal. Kami berikan setelah berprestasi. Waktu Olimpiade kemarin saat kita mendapat emas, kita berikan rumah dan asuransi yang sifatnya jangka panjang,” katanya.
Untuk Sea Games 2025, Rosan menyebut bentuk bonus tambahan masih akan dibahas dalam rapat internal PB PABBSI pada akhir pekan ini. Namun, ia mengisyaratkan bonus tersebut akan diberikan dalam bentuk finansial. “Mungkin bentuknya tunai, tapi deposito. Jumlahnya nanti kami meetingkan dulu, yang pasti alhamdulillah,” ujarnya.
Rosan juga menegaskan PB PABBSI tetap memasang target tinggi pada ajang-ajang besar ke depan, termasuk Asian Games dan Olimpiade 2028.
Baca Juga
- Ranking BWF 2026, Ini Peringkat Dunia Pemain Bulu Tangkis Indonesia
- Persib vs Persija: Duel Klasik di Indonesia, Macan Kemayoran Janjikan Menyerang
- Hotel Mulia Bali yang Dipanggil Pansus DPRD Pernah jadi Pertemuan Biden-Jinping
“Target kita selalu coba yang tertinggi. Sejak kepengurusan saya, kita berhasil mendapatkan emas di Asian Games, mendapatkan medali di Olimpiade, dan menjadi juara dunia. Di Asian Games kita canangkan emas, dan di Olimpiade 2028 kita juga mencanangkan medali emas,” tegasnya.
Sebelumnya, lifter andalan Indonesia Rizki Juniansyah meraih medali emas cabang angkat besi pada Sea Games 2025 Thailand. Atlet berusia 22 tahun itu mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor dunia angkatan clean and jerk 205 kilogram serta total angkatan 365 kilogram.
Rizki tampil dominan sejak awal kompetisi. Pada angkatan snatch, dia membukukan beban 160 kilogram. Puncak penampilannya terjadi di clean and jerk saat ia sukses mengangkat 205 kilogram, melampaui rekor dunia sebelumnya. Total angkatan 365 kilogram memastikan Rizki berdiri di puncak podium, mengungguli Muhammad Erry Hidayat dari Malaysia dan Natthawut Suepsuan dari Thailand.





