Wali Kota Yogyakarta sekaligus Ketua DPD PDIP DIY, Hasto Wardoyo, menyampaikan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurutnya, pemilihan lewat DPRD itu akan menghilangkan emotional bonding atau kedekatan antara calon pemimpin dengan masyarakat.
“Kalau memilihnya diwakilkan resonansi (hubungan antara calon kepala daerah dengan masyarakat) itu akan hilang,” ujar Hasto kepada awak media, Kamis (9/1).
Ia juga menyinggung soal rendahnya kepercayaan publik terhadap DPR ataupun DPRD. Hal itu menurutnya menjadi indikasi bahwa pilihan DPRD belum tentu bisa mewakili apa yang diharapkan oleh masyarakat.
”Kepercayaan publik sendiri kepada DPR kan rendah juga,” lanjutnya.
Menurutnya, pemilihan tidak langsung nantinya akan membuat calon kepala daerah merasa tidak perlu lagi melakukan kampanye dengan bertemu masyarakat langsung. Padahal, pertemuan langsung dengan masyarakat itulah yang menurut dia menjadi bagian paling penting dalam proses demokrasi untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.
“Kalau orang pilkada kemudian kita kampanye blusukan itu wah itulah emotional bonding-nya antara kami dan masyarakat itu terjadi,” ungkap Hasto.
Ia menilai, mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD tidak serta-merta menjamin proses demokrasi berjalan lebih baik. Bahkan, menurutnya, terdapat potensi praktik politik uang jika pemilihan sepenuhnya diwakilkan kepada legislatif.
Hasto juga menegaskan bahwa demokrasi sejatinya merupakan jalan untuk melahirkan pemimpin tanpa kekerasan dan tekanan.
"Marilah hadirkan kepemimpinan yang soft dengan hati nurani dan emotional bonding yang bagus akan jadi baik. Pilkada langsung membuat kandidat bisa bertemu, berdialog sekaligus belanja masalah, merekam aspirasi masyarakat," ujarnya.
Jadi menurutnya, metode kampanye dengan bertemu langsung dan door to door ke masyarakat tetap menjadi cara terbaik untuk membangun kepemimpinan yang berpihak pada rakyat.
"Bagi saya, kampanye bertemu rakyat secara langsung, door to door bertemu dengan rakyat itu tidak tergantikan,” pungkas Hasto.



