Eks KUAI RI Gambarkan Arti Venezuela bagi AS: Dibenci tapi Dirindukan

kompas.tv
17 jam lalu
Cover Berita
Pengunjuk rasa memegang poster yang memprotes serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela dan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya dalam sebuah operasi militer AS, di depan Gedung Putih, Washington, AS, Sabtu (3/1/2026). (Sumber: AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Eks Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI untuk Venezuela Arif Sumantri Harahap mengungkapkan arti Venezuela bagi Amerika Serikat (AS).

Seperti diberitakan, pemerintahan Presiden AS Donald Trump melancarkan serangan ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) lalu.

Dalam serangan tersebut, pasukan khusus AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Ibu Negara Cilia Flores.

Trump menuding Maduro terkait dengan kartel narkoba. Namun, sebagian kalangan menilai Trump memiliki motif lain, termasuk minyak Venezuela.

Pada Selasa (6/1/2026), Trump bahkan secara terang-terangan menyebut soal minyak Venezuela dalam unggahan di media sosial Truth Social.

Baca Juga: Kim Jong-Un Diyakini Ogah Diculik Trump Seperti Maduro, Nuklir Jadi Senjata untuk Jamin Keselamatan

"Dengan senang hati saya mengumumkan otoritas interim di Venezuela akan menyerahkan antara 30 dan 50 juta barel minyak berkualitas tinggi, yang terkena sanksi, kepada Amerika Serikat," tulisnya.

"Minyak ini akan dijual pada harga pasarnya, dan uangnya akan dikontrol oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat!"

Cadangan minyak Venezuela, yang disebut terbesar di dunia, diyakini menjadi target Trump.

Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • venezuela
  • amerika serikat
  • nicolas maduro
  • hugo chavez
  • KUAI RI untuk Venezuela
  • donald trump
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Yaqut Cholil Jadi Tersangka, Begini Respons Penasihat Hukumnya
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Jadi Tersangka Kuota Haji, Kuasa Hukum Tegaskan Yaqut Kooperatif dan Hormati Proses
• 14 jam lalugenpi.co
thumb
Paparkan Capaian, Bahlil Sebut 2025 Tahun Penuh Tantangan Bagi ESDM
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prasetyo Bantah Gerindra Pengaruhi Sikap Demokrat soal Pilkada Lewat DPRD
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Yusril Sebut Pilkada Lewat DPRD Lebih Mudah Diawasi: Jumlahnya Terbatas
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.