BEKASI, KOMPAS.com – Warga mengelukan bau menyengat dari aliran Kali Baru Jakamulya, Jalan Palem, RT 002/RW 008, Kota Bekasi. Bau tersebut menyebabkan warga mual hingga pusing.
Salah seorang warga, Rosni Nasution (65), mengaku tidak bisa menggambarkan secara pasti jenis bau yang tercium dari aliran kali tersebut.
Namun, bau itu cukup kuat hingga membuatnya merasa tidak nyaman.
"Saya enggak bisa menggambarkan bau menyengat seperti apa, pokoknya bau. Kalau saya sampai mual-mual," ujar Rosni saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (9/1/2026).
Baca juga: Warga Kaget Gapura Dukuh Zamrud Bekasi Telan Anggaran Hampir Rp 1 Miliar
Rosni mengatakan bau tersebut mulai tercium sejak dua hari lalu dan berlangsung hampir sepanjang hari hingga malam.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Bekasi, limbah kimia, bau menyengat, keluhan warga, kali tercemar&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8xNzU4NDMwMS93YXJnYS1rZWx1aGthbi1iYXUtbWVueWVuZ2F0LWRhcmkta2FsaS1iYXJ1LWpha2FtdWx5YS1iaWtpbi1tdWFsLWRhbg==&q=Warga Keluhkan Bau Menyengat dari Kali Baru Jakamulya: Bikin Mual dan Pusing§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `"Iya sepanjang hari, sampai malam juga bau. Dan baru pertama kali ini terjadi" katanya.
Meskipun demikian, ia memastikan bau tersebut tidak memengaruhi air yang digunakan warga untuk mandi atau keperluan sehari-hari.
"Kalau air yang dipakai buat mandi enggak berpengaruh," ucap Rosni.
Rosni mengaku khawatir bau tersebut berasal dari limbah tertentu dan berpotensi berdampak pada kesehatan warga.
"Iya orang mah mikirnya dari mana itu, air limbah apa air apa. Kami juga enggak tahu. Ini banyak yang pusing, ada yang sampai mual," ujarnya.
Warga lainnya, Yanti (38), menyebut bau yang tercium menyerupai aroma bahan kimia, terutama pada hari pertama kejadian, Selasa (7/1/2026).
"Baunya kayak bahan kimia gitu. Kalau tanggal 7 itu baunya sangat pekat banget, bikin pusing sama mual," kata Yanti.
Baca juga: Polisi Usut Laporan Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Pakai KUHP Baru
Ia juga menyebut kondisi air kali sempat berubah warna kecoklatan hingga akhirnya berangsur-angsur normal hingga saat ini.
"Yang pertama warnanya agak cokelat. Kalau sekarang sudah nggak terlalu," ucapnya.
Menurut Yanti, bau tersebut mulai tercium sejak sekitar pukul 12.00 WIB dan bertahan hingga malam hari.




