Bangun Jejaring ASEAN, Indonesia Soccer Academy Gelar Laga Persahabatan di Brunei

beritajatim.com
17 jam lalu
Cover Berita

Sidoarjo (beritajatim.com) – Indonesia Soccer Academy (ISA) akan melakukan serangkaian pertandingan persahabatan internasional dengan tiga akademi di Brunei Darussalam pada 9–11 Januari 2026. Ketiga tim yang akan dihadapi ISA adalah Dash Football Academy (9/1), Junior Soccer (10/1), dan Brazilian Football Academy (11/1). Sementara kelompok usia yang dipertandingkan adalah kelahiran 2012/2013.

Rombongan bertolak ke Brunei Darussalam, Jumat (9/1), pukul 06.00 WIB melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya dengan maskapai Royal Brunei. Menurut Imam Syafii, owner ISA, rombongan berjumlah 28 orang, terdiri atas 18 pemain gabungan siswa ISA, BSA (Bangkalan Soccer Academy), dan SSA (Surabaya Soccer Academy), tiga ofisial, serta tujuh keluarga pemain.

Kegiatan yang bertajuk International Friendly Game itu merupakan bagian dari program pengembangan kerja sama luar negeri ISA. Setelah Thailand, Malaysia, dan Singapura, kini ISA membangun komunitas dengan akademi sepak bola di Brunei Darussalam. “Saatnya kami mengembangkan kerja sama dengan beberapa akademi di kawasan ASEAN untuk saling bertukar pengalaman dan informasi tentang youth development,” kata dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Surabaya itu.

Lebih lanjut, Imam menjelaskan jalinan kerja sama antarpegiat sepak bola usia muda di ASEAN saat ini diwadahi lewat ASEAN Football Community (AFC) yang dibentuk Juni 2024 lalu di Selangor, Malaysia. “Kendati wadah ini tidak formal, namun keberadaannya sudah bisa menjadi media komunikasi antarpegiat sepak bola untuk saling bertukar informasi,” ungkapnya.

Kehadiran tim Singapura, Flair Football Academy, dan praktisi sepak bola Brunei Darussalam pada Super Soccer Festival Desember 2025 lalu yang digelar ISA di Stadion Jenggolo Sidoarjo tidak lepas dari keberadaan wadah tersebut. “Kita saling memberi informasi jika ada kegiatan turnamen di masing-masing negara. Jika mereka berminat, biasanya langsung ditindaklanjuti untuk berpartisipasi,” kata lelaki asal Bangkalan itu.

Kegiatan awal sesampainya di Brunei, rombongan ISA langsung menuju Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk melakukan audiensi. “Alhamdulillah, kami mendapat respons yang luar biasa dari pihak KBRI sehingga kami diberi kesempatan untuk beraudiensi. Selain itu, juga diagendakan untuk bersilaturahmi dengan kelompok masyarakat Indonesia yang berada di Brunei yang tergabung dalam organisasi Permai (Perkumpulan Masyarakat Indonesia),” jelas Imam. [kun]


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Danantara Serah Terimakan 600 Unit Huntara, WIKA Dukung Pemulihan Aceh Tamiang
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Serial Mens Rea Milik Pandji Jadi Top 1 di Netflix, Simbol Daya Kritis dan Responsif Rakyat
• 17 jam lalufajar.co.id
thumb
Dapur MBG Wajib Sertifikasi, Wamenkes: Yang Belum Layak Harus Perbaiki
• 21 jam laluidntimes.com
thumb
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
• 16 jam lalusuara.com
thumb
Yaqut Resmi Tersangka KPK, Chusnul Chotimah: Selamat Pak Jokowi, Rekor Bapak Bertambah
• 18 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.