Bank Raksasa Ini Lempar Handuk Bisnis Kartu Kredit, Dilego ke Kompetitor

bisnis.com
20 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – JPMorgan Chase & Co. akan menggantikan Goldman Sachs Group Inc. sebagai mitra Apple Inc. dalam bisnis kartu kredit Apple. Langkah ini menandai berakhirnya ekspansi mahal Goldman Sachs ke sektor keuangan konsumen.

Kedua perusahaan menyatakan bahwa proses pengalihan portofolio kartu kredit Apple akan berlangsung sekitar dua tahun ke depan. Goldman Sachs menyebut, kesepakatan ini akan meningkatkan laba per saham (earnings per share/EPS) sebesar 46 sen pada kuartal IV/2026.

Melansir Bloomberg, Jumat (9/1/2026), CEO Goldman Sachs David Solomon menyampaikan bahwa pihaknya akan tetap mendukung nasabah selama masa transisi ke penerbit kartu yang baru, sembari kembali fokus pada bisnis inti perseroan, seperti perbankan investasi, pasar keuangan, dan manajemen aset.

Melalui kesepakatan ini, Goldman Sachs dapat melepaskan cadangan kerugian kredit senilai US$2,48 miliar atau setara Rp41,75 triliun (kurs Jisdor Rp16.834,00).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Kendati begitu, jumlah tersebut akan diimbangi oleh penurunan pendapatan bersih sebesar US$2,26 miliar atau setara Rp38,04 triliun akibat penyesuaian nilai portofolio pinjaman kartu kredit yang masih berjalan serta penghentian kewajiban kontraktual. Goldman juga memperkirakan adanya biaya terkait lainnya sebesar US$38 juta atau setara Rp639,69 miliar.

Sejatinya pengumuman ini sudah banyak diperkirakan, seiring langkah Goldman Sachs yang mulai mundur dari bisnis perbankan konsumen. Sebelumnya, strategi ini sempat menuai keraguan dari pemegang saham dan karyawan.

Baca Juga

  • JPMorgan Sebut AS Tidak Bisa Capai Keamanan Energi tanpa Surya dan Angin
  • Ramalan Terbaru Harga Tembaga 2026 dari Goldman Sachs
  • Deutsche Bank hingga Goldman Prediksi Depresiasi Dolar AS Berlanjut pada 2026

Sejak awal 2020, Analis RBC Capital Markets mencatat bahwa Goldman Sachs telah mengalami kerugian lebih dari US$7 miliar atau setara Rp117,84 triliun sebelum pajak dari bisnis pinjaman konsumen.

Di sisi lain, Apple tetap konsisten mengembangkan layanan keuangan yang berfokus pada konsumen dan saat ini masih mendominasi pasar dompet digital.

Apple juga menegaskan bahwa Mastercard Inc. tetap menjadi mitra jaringan pembayaran untuk kartu kredit Apple. Perusahaan teknologi asal Cupertino, California itu menilai JPMorgan sebagai mitra yang tepat.

“Kami menilai Apple sebagai merek ikonik yang dikenal secara global karena inovasi, desain unggulan, dan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujar Kepala Divisi Kartu dan Connected Commerce JPMorgan Allison Beer.

Sebelumnya, Apple juga sempat berdiskusi dengan sejumlah calon mitra pemberi pinjaman lain, seperti Synchrony Financial dan Capital One Financial Corp.

Sumber yang mengetahui transaksi ini menyebutkan bahwa kesepakatan dengan JPMorgan mencakup saldo kartu kredit sekitar US$20 miliar atau setara Rp336,68 triliun, dengan potongan nilai lebih dari US$1 miliar atau Rp16,83 triliun. Adapun kesepakatan tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal pada Rabu waktu setempat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Malut United Antisipasi Kejutan Persebaya Surabaya Racikan Bernardo Tavares
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Ichal Muhammad Akui Pernah Nikah Siri dengan Faby Marcelia, Cerai gegara Ini
• 15 jam laluinsertlive.com
thumb
PDIP Siap Umumkan Nama Maskot Banteng di HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Profil Yaqut Cholil Qoumas: Tersangka Korupsi Kuota Haji & Harta Kekayaannya
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sejarah Hari Ini, 10 Januari Jalan Menuju Orde Baru dan Lahirnya Tritura
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.