Pemerintah Ungkap RI Dilirik Masuk Ekosistem AI Dunia

cnbcindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Artificial Intelligence (AI). (REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kecerdasan buatan (AI) menjadi kiblat perkembangan teknologi dunia. Hal ini memiliki konsekuensi terhadap permintaan energi yang besar untuk mendukung ekosistem AI, seperti komputer dan pusat data (data center).

Kebutuhan akan energi tersebut membuat para perusahaan raksasa AI melirik Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang merupakan ladang energi.

Deputi Promosi Penanaman Modal dan Hilirisasi Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan mengungkapkan ketertarikan perusahaan AI terhadap potensi energi di Indonesia untuk menopang pusat data.


Pilihan Redaksi
  • Mandat Presiden Buat Pemda se-RI: Ada DTSEN dan Sekolah Rakyat
  • Ini Alasan Google Cs Lebih Pilih 'Tanam Duit' di Malaysia Ketimbang RI

"Yang saya bisa katakan pasti adalah ketertarikannya ada," ucapnya kepada wartawan saat ditemui di Wisma Danantara pada Jumat (9/1/2026).

Meskipun demikian, Nurul masih menutup rapat-rapat perusahaan AI mana saja yang memiliki ketertarikan berinvestasi di Indonesia.

Badan Energi Internasional (IEA) mengungkapkan konsumsi listrik untuk pusat data diperkirakan mencapai sekitar 415 terawatt jam (TWh), atau sekitar 1,5% dari konsumsi listrik global pada 2024. Konsumsi tersebut telah tumbuh sebesar 12% per tahun selama lima tahun terakhir.

IEA pun menyebut kebutuhan listrik tersebut akan berlipat ganda pada 2030 atau memakan porsi 3% dari keseluruhan total konsumsi listrik dunia.

"Skenario Dasar kami menemukan bahwa konsumsi listrik global untuk pusat data diproyeksikan akan berlipat ganda hingga mencapai sekitar 945 TWh pada tahun 2030, yang mewakili kurang dari 3% dari total konsumsi listrik global pada tahun 2030," ungkap laporan IEA dikutip Jumat (9/1/2026).

"Dari tahun 2024 hingga 2030, konsumsi listrik pusat data tumbuh sekitar 15% per tahun, lebih dari empat kali lebih cepat daripada pertumbuhan total konsumsi listrik dari semua sektor lainnya," sambungnya.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Dalam 11 Bulan, Setoran Pajak RI Terkumpul Rp1.634,4 T

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PDIP Teguh Tolak Pilkada Lewat DPRD: Dari Dulu Sendiri Juga Nggak Apa
• 16 jam laludetik.com
thumb
Istana Hormati Semua Pendapat soal Penolakan Wacana Pilkada Lewat DPRD
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Merah Rp50.350 per Kg, Telur Ayam Ras Rp32.400 per Kg
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Langkah Sabar/Reza terhenti di perempat final Malaysia Open 2026
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Jelang Duel Panas Lawan Persib, Persija Hadirkan Terobosan Baru di Luar Lapangan
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.