Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan Bulog dalam mendukung ketersediaan pangan di wilayah-wilayah yang membutuhkan, khususnya menjelang Ramadan.
Menurutnya, arahan Presiden Prabowo Subianto ini menjadi pedoman utama dalam memprioritaskan daerah terisolir dan terdampak.
“Kami berupaya memberikan bantuan semaksimal mungkin, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Stok pangan di wilayah ini kini meningkat hingga tiga kali lipat dari kebutuhan awal,” ujar Rizal melalui laman akun YouTube BNPB Indonesia pada Jumat, 9 Januari 2026.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika bulog saat ini memiliki 15 gudang di Aceh yang siap menyalurkan beras, minyak, dan gula kepada masyarakat.
“Di Aceh, total cadangan beras pemerintah tercatat sebanyak 64.889 ton, sedangkan stok minyak goreng mencapai 307.220 liter. Bulog juga menyiapkan tambahan 50.000 ton beras agar cadangan aman di atas 100.000 ton,” imbuhnya
Ia mengatakan, jika penyaluran bantuan difokuskan di daerah-daerah seperti Takengon, Bener Meriah, dan Aceh Tamiang, dengan jumlah beras yang disalurkan mencapai 8.922 ton dan minyak goreng 1.784 liter.
Sementara itu, di Sumatera Utara, Bulog mengelola 19 gudang dengan stok beras 17.904 ton dan minyak goreng 284.588 kiloliter.
“Proses penyaluran di Sumut berjalan lebih lancar dibanding Aceh. Di Sumatera Barat, Bulog memiliki 12 gudang dengan stok beras 5.508 ton, dan tambahan 30.000 ton sedang dalam perjalanan dari Tanjung Priok, serta 15.928 kiloliter minyak goreng,” bebernya
Secara nasional, stok beras Bulog tercatat mencapai 3.351.900 ton, sebagai persiapan menghadapi Imlek, Ramadan, dan Lebaran. Tahun ini, Bulog menargetkan serapan pangan hingga 4 juta ton.
Rizal juga menyoroti keberhasilan Indonesia dalam swasembada pangan pada 2025, di mana impor beras sama sekali tidak dilakukan sepanjang tahun.
Ke depan, ucapnya Bulog menargetkan program “Beras Satu Harga” agar harga pangan merata dari Sabang hingga Merauke.
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Ramadan, karena stok beras, minyak, dan gula kami cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat,” tutup Rizal.
Editor: Redaktur TVRINews





