Penulis: Joko Prastio
TVRINews, Jambi
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Diana Kusumastuti, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jambi. Dalam kunjungan tersebut, Wamen PU meminta kontraktor untuk melakukan percepatan pekerjaan agar proyek dapat selesai tepat waktu sebelum memasuki tahun ajaran baru.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh progres pekerjaan berjalan sesuai dengan target dan spesifikasi yang telah ditetapkan pemerintah. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, saat ini pembangunan Sekolah Rakyat tersebut baru memasuki tahap land clearing atau pembersihan lahan.
Pemerintah menetapkan target penyelesaian proyek harus rampung pada bulan Juni mendatang. Hal ini bertujuan agar sarana pendidikan tersebut sudah siap digunakan sepenuhnya saat dimulainya tahun ajaran baru.
“Penyedia jasa segera melakukan percepatan pekerjaan, percepatan dilakukan melalui penambahan material, alat berat, serta tenaga kerja guna mengejar target penyelesaian proyek. Kami meminta agar pekerjaan bisa dipercepat dan tidak menunggu terlalu lama sehingga target penyelesaian dapat tercapai,” Ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti pada , Jumat 9 Januari 2026.
Menanggapi instruksi tersebut, Kepala Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Edia Putra, menyatakan kesiapannya untuk melakukan langkah-langkah teknis guna mengejar ketertinggalan jadwal di lapangan.
“Menindaklanjuti instruksi Wakil Menteri, pihaknya berkomitmen menambah alat dan tenaga kerja agar pembangunan sekolah rakyat dapat selesai sesuai jadwal,” Ungkap Edia Putra.
Di sisi lain, Wali Kota Jambi, Maulana, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan melakukan pengawasan secara rutin terhadap proses pembangunan Sekolah Rakyat ini. Pemerintah daerah berharap proyek strategis ini dapat segera memberikan akses pendidikan yang layak, khususnya bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Jambi.
Sekolah Rakyat merupakan program nasional pemerintah yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menjadi prioritas agar dapat mulai dioperasikan secara fungsional pada tahun ajaran mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F16%2F750d6754d5e74282107b89e896ae36ca-20251216ron32.jpg)

