PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan menyalurkan dana sebesar Rp200 juta untuk sebanyak 67 kelurahan dalam menangani sampah pada 2026.
Pemkot Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan menyalurkan dana sebesar Rp200 juta untuk sebanyak 67 kelurahan yang tersebar di wilayah tersebut dalam menangani sampah dari dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu,Tony Elfian di Bengkulu, mengatakan, setiap kelurahan di Kota Bengkulu, disediakan alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
"Pemkot akan memaksimalkan dana kelurahan untuk mengatasi persoalan sampah yang dimulai dari 67 kelurahan yang tersebar di sembilan kecamatan," katanya.
Upaya yang dilakukan, lanjut dia, sebagai bentuk keseriusan Pemkot dalam mewujudkan kota yang bersih, indah, sejuk, dan asri, sekaligus mendukung target sebagai kota yang bebas dari sampah.
Dengan anggaran Rp200 juta tersebut setiap kelurahan akan berfokus pada sektor kebersihan.
Pemkot mengharapkan peran aktif masyarakat di tingkat kelurahan semakin kuat dalam menjaga lingkungan, sekaligus menciptakan wajah kota yang lebih tertata dan nyaman.
"Rencana ini masih akan Pemkot kaji secara teknis dan bisa saja nanti digunakan untuk pengadaan alat kebersihan, fasilitas pengolahan sampah atau program lain yang mendukung terwujudnya Kota Bengkulu yang bersih dan bebas sampah," imbuhnya
Pemkot, kata dia, sebelumnya telah menyerahkan hadiah dengan total Rp135 juta rupiah kepada kelurahan di wilayah tersebut yang memenangkan program Bengkulu Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri (BISA).
Pemkot mengharapkan dengan penyerahan hadiah tersebut kepada para pemenang, maka kelurahan lainnya di kota itu dapat mencontoh kelurahan-kelurahan yang meraih juara dalam program Bengkulu BISA.
Program gerakan dan lomba Bengkulu BISA guna mengatasi dan meningkatkan pengelolaan sampah di tingkat kelurahan. (H-2)





