Penulis: Kholif Huda Arrasyid
TVRINews, Tanjungpinang
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Tanjungpinang memastikan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 48 kembali beroperasi setelah sebelumnya mengalami penundaan akibat cuaca buruk dan gelombang laut tinggi.
Kepala PELNI Cabang Tanjungpinang, IBA Putra Kencana, mengatakan KM Sabuk Nusantara 48 dijadwalkan kembali berlayar pada Sabtu, 10 Januari 2025, pukul 13.00 WIB.
“KM Sabuk Nusantara 48 kembali dioperasikan pada Sabtu, 10 Januari 2025, pukul 13.00 WIB, setelah sebelumnya mengalami penundaan akibat kondisi cuaca dan gelombang laut,” ujar IBA Putra Kencana, Jumat, 9 Januari 2026
Ia menjelaskan, keputusan pengoperasian kembali kapal diambil setelah kondisi cuaca dan tinggi gelombang dinilai aman untuk pelayaran. Penundaan sebelumnya dilakukan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mencatat tinggi gelombang laut mencapai hingga 2,5 meter dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Putra mengatakan, pihaknya telah menyampaikan pembaruan informasi kepada penumpang yang sebelumnya telah membeli tiket. Penjualan tiket di loket kini kembali dibuka dan dilayani seperti biasa.
“Bagi penumpang yang telah memiliki tiket dan tidak melakukan pembatalan, kami sudah menyampaikan informasi terbaru terkait jadwal keberangkatan,” katanya.
KM Sabuk Nusantara 48 melayani rute Tanjungpinang–Tambelan–Natuna. PELNI menegaskan aspek keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional pelayaran.
“Keselamatan penumpang selalu menjadi prioritas utama dalam operasional pelayaran,” tegas IBA Putra Kencana.
Editor: Redaktur TVRINews



