TABLOIDBINTANG.COM - Inara Rusli mengaku lelah berseteru soal tuduhan perzinahan dengan Wardatina Mawa. Ia juga siap dipoligami dan menerima Mawa sebagai istri pertama Insanul Fahmi.
Merespons pernyataan Inara, pihak Wardatina Mawa melalui kusa hukumnya, Dharma Praja Pratama secara tegas menolak untuk dimadu. Dharma menyatakan bahwa keputusan kliennya untuk berpisah sudah bulat.
"Ya, kalau pada intinya Mawa tetap akan bercerai. Hanya waktunya memang masih belum dipastikan kapannya, karena memang masih menjalani proses di Polda ini," ungkap Dharma Praja Pratama kepada wartawan di Tomang, Jakarta Barat, Jumat (9/1).
Saat disinggung kapan Mawa akan mengajukan gugatan cerai dari Insanul, Dharma menyebut kliennya ingin menyelesaikan proses hukum pidana dugaan perzinahan yang dilaporkan pihaknya di Polda Metro Jaya.
"Fokus kepada laporan ini supaya bisa jalan dulu, dan kami juga memohon supaya ini segera bisa digelarkan dan bisa ke tahap selanjutnya," terang Dharma.
Dikatakan pengacara, Mawa juga enggan berkomentar banyak soal poligami. Bagi mereka, narasi tersebut tidak mengubah keputusan Mawa untuk berpisah.
"Itu saya enggak bisa komen, nanti mungkin Mawa saja yang akan kasih statementnya. Intinya klien kami ingin bercerai," tegasnya.
Di tengah memanasnya konflik rumah tangga dan isu orang ketiga, Dharma menepis kabar miring yang menyebut Mawa memutus total komunikasi dan akses Insanul terhadap anak-anak mereka.
Dharma meluruskan keluhan Inara maupun Insanul mengenai sulitnya komunikasi via media sosial atau WhatsApp.
"Saya enggak ngerti buntunya seperti apa, karena yang saya tahu masih ada WA-WA-an lah antara Mawa dengan Insanul," pungkas Dharma.




