Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban jiwa bencana di Sumatera. Per hari ini, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mencapai 1.182 orang.
"Dalam dua hari ini ada penambahan korban jiwa meninggal dunia dari Aceh Utara 1 jiwa, Langkat 2 jiwa dan Tapanuli Tengah 1 jiwa, sehingga ini menambah jumlah total korban jiwa meninggal dunia menjadi 1.182 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Jumat (9/1/2026).
BNPB melaporkan saat ini masih ada 145 jiwa yang dinyatakan hilang. Sementara itu, 238.627 jiwa masih mengungsi.
"Kemudian untuk korban hilang, per hari ini menjadi 145 jiwa dan saudara-saudara kita yang masih mengungsi itu 238.627 jiwa," ujarnya.
Muhari menerangkan masih ada empat provinsi di Aceh yang berstatus tanggap darurat. Sementara itu, 14 provinsi lainnya sudah bergeser dari status tanggap darurat ke transisi.
"Untuk status per kabupaten ini di Provinsi Aceh per hari ini yang sudah menyatakan bergeser dari tanggap darurat ke transisi darurat itu 14 provinsi, masih ada 4 provinsi yang masih memperpanjang status tanggap darurat Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang dan PidieJaya," kata Muhari.
Aceh, katanya, juga memperpanjang status tanggap darurat 14 hari ke depan terhitung sejak kemarin sampai 22 Januari. Hal itu karena masih adanya empat kabupaten atau kota yang masih memperpanjang status tanggap darurat.
"Status provinsi sendiri tadi malam Gubernur Provinsi Aceh memperpanjang status tanggap darurat hingga 14 hari ke depan terhitung 8 hingga 22 Januari ini dikarenakan masih ada 4 kabupaten kota dari total 18 kota terdampak di Provinsi Aceh yang masih memperpanjang status tanggap darurat," ucap Abdul Muhari.
(whn/idn)




