Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi sorotan dunia internasional setelah serangkaian kebijakan AS beberapa saat belakangan. Namun, bukannya takut, Donald Trump justru menegaskan tidak butuh hukum internasional.
Trump menyampaikan hal tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency dan Japan Times, Jumat (9/1), dalam wawancara dengan media terkemuka AS, New York Times (NYT), yang dirilis pada Rabu (7/1) waktu setempat. mengatakan satu-satunya hal yang dapat menghentikan dirinya adalah "moralitasnya sendiri", bukan hukum internasional.
Sebagai informasi, berbagai kebijakan luar negeri Trump beberapa waktu terakhir menuai kontroversi dan kritikan. Mulai dari bergabung dengan Israel dalam mengebom fasilitas-fasilitas nuklir Iran saat kedua negara yang bermusuhan itu berperang tahun lalu hingga menggempur Venezuela untuk menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Selain itu, yang terbaru, usai aksinya menangkap Nicolas Maudro, Donald Trump juga berambisi merebut Greenland dari Denmark. Ia bahkan tidak mengesampingkan kekuatan militer.
Kebijakan tersebut menuai kontroversi dari negara-negara di Eropa, khususnya mereka yang tergabung dalam NATO. Sejumlah negara bahkan secara terang-terangan memperingatkan Trump atas keinginannya.
(maa/maa)





