Rusia tetap patuhi perjanjian kemitraan strategis dengan Venezuela

antaranews.com
18 jam lalu
Cover Berita
Mexico City (ANTARA) - Perjanjian kemitraan dan kerja sama strategis antara Rusia dan Venezuela tetap menjadi satu-satunya tolok ukur untuk pengembangan hubungan bilateral lebih lanjut, kata Duta Besar Rusia untuk Venezuela, Sergey Melik-Bagdasarov, kepada RIA Novosti.

Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil pada Jumat mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan Sergey Melik-Bagdasarov dan menerima jaminan dukungan dan solidaritas dari Moskow setelah serangan AS terhadap Venezuela.

"Perjanjian antar pemerintah tentang kemitraan dan kerja sama strategis, yang telah mulai berlaku, adalah satu-satunya prinsip panduan untuk penguatan hubungan kita secara komprehensif lebih lanjut," kata Dubes Rusia tersebut kepada RIA Novosti setelah pertemuannya dengan Yvan Gil.

"Implementasi tugas-tugas yang diidentifikasi selama kontak bilateral di tingkat tertinggi dan luas, termasuk menindaklanjuti hasil pertemuan ke-19 komisi antar pemerintah tingkat tinggi Rusia-Venezuela yang baru saja diadakan, tentu akan terus berlanjut," imbuhnya.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan komitmen Rusia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Venezuela selama percakapan telepon dengan Delcy Rodriguez, menyusul serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang meratifikasi Perjanjian Kemitraan dan Kerja Sama Strategis dengan Venezuela pada akhir Oktober.

Pada 7 Mei 2025, Putin dan Maduro mengadakan pembicaraan di Moskow dan menandatangani perjanjian tentang kemitraan dan kerja sama strategis, yang mendorong peningkatan kerja sama di bidang ekonomi, energi, pertambangan, dan sektor strategis lainnya.

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa kedua pihak sangat menentang tindakan koersif dan restriktif sepihak, termasuk yang bersifat ekstrateritorial, yang merupakan pelanggaran terhadap Piagam PBB dan norma serta prinsip hukum internasional lainnya yang diakui secara universal.

Kedua pihak juga sepakat untuk berkontribusi pada pembentukan infrastruktur keuangan Rusia-Venezuela yang independen.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua pihak akan bekerja sama dalam isu-isu pengendalian senjata, perlucutan senjata, dan non-proliferasi, yang diharapkan dapat memastikan stabilitas internasional dan keamanan yang setara dan tidak terpecah bagi semua negara tanpa kecuali.

Sumber: Sputnik-OANA



Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Praktisi Hukum Bahas Tantangan AHU dan OSS RBA Pasca PP 28 Tahun 2025
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
4 Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Komoditas Panas di Bursa Transfer Paruh Musim: Persib Bandung Siap Tampung Gelandang Skuad Garuda?
• 12 jam lalubola.com
thumb
Ternyata Taksi Listrik Meluncur Tanpa Sopir Saat Tubruk Resto di Tangerang
• 9 jam laludetik.com
thumb
Singgung Pilkada, Megawati Tegaskan Rakyat Berdaulat jika Pemimpin Dipilih Langsung
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Empat Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK, Menkeu Bakal Beri Pendampingan Hukum
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.