Jakarta: Perumda PAM Jaya secara masif memperluas layanan air bersih ke Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Selatan (Jaksel) hingga mengarah ke Depok, Jawa Barat. Perluasan tersebut dilakukan pada tahun ini.
"Pada 2026 PAM Jaya akan melanjutkan penyisiran jaringan pipa di wilayah timur dan selatan Jakarta yang selama ini masih menjadi tantangan utama," kata Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin dikutip dari Antara, Sabtu, 10 Januari 2026.
Dengan strategi tersebut, PAM Jaya optimistis dapat meningkatkan cakupan layanan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Target jangka menengah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta tersebut adalah mencapai 90 persen layanan air bersih, sebelum akhirnya menuju cakupan penuh di seluruh Ibu Kota.
Dia mengakui proses pembangunan jaringan pipa baru berdampak pada aktivitas galian yang cukup masif di sejumlah ruas jalan. Menurut dia, hal itu tidak bisa dihindari.
Baca Juga :
PAM Jaya Gandeng Metro TV Sosialisasi Layanan Air Bersih di JakartaArief menyampaikan, pembangunan jaringan dilakukan dengan memanfaatkan area brownfield, yaitu wilayah yang sebelumnya sudah memiliki infrastruktur sehingga proses integrasi jaringan bisa lebih cepat.
Ilustrasi air bersih. Foto: Medcom.id.
Berdasarkan peta Sistem Hidrolik Jakarta (JHS), cakupan layanan air bersih PAM Jaya kini hampir seluruhnya terlayani, hanya menyisakan sedikit area yang masih perlu dikejar.
“Kalau di peta JHS, sudah tinggal sedikit area berwarna putih. Itu yang menjadi fokus monitoring kami untuk segera diselesaikan,” Sebut Arief.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan PAM Jaya melakukan percepatan perluasan akses air bersih di Jakarta hingga 90 persen pada 2026. Cakupan air PAM Jaya pada 2025 sudah mencapai 80,5 persen.



