Profil Ressa Rizky Rossano, Pemuda yang Ngaku Anak Kandung Denada, Sejak Kecil Tak Diakui sampai Kini Jadi Penjaga Toko Kelontong

grid.id
17 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Berikut profil Ressa Rizky Rossano, pemuda yang ngaku sebagai anak kandung Denada. Sosoknya mengaku tak diakui sejak kecil sampai kini jadi penjaga toko kelontong.

Kabar tak sedap mendera penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan. Anak Emilia Contessa digugat Ressa Rizky Rossano, pemuda berusia 24 tahun. Siapakah sosok pemuda tersebut?

Profil Ressa Rizky Rossano

Ressa Rizky Rossano merupakan pemuda yang ngaku sebagai anak kandung Denada. Sosoknya mengaku tak diakui sejak kecil sampai kini jadi penjaga toko kelontong.

Ressa Rizky Rossano, pria berusia 24 tahun asal Banyuwangi, kini menjalani hidup sederhana yang jauh dari kemewahan, sambil memendam kisah lama yang selama ini tertutup rapat. Ressa mengklaim dirinya merupakan anak biologis dari penyanyi dangdut Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.

Namun, identitas tersebut disebut telah disembunyikan selama bertahun-tahun. Ia selama ini diperlakukan sebagai adik, bukan sebagai anak, hingga akhirnya memilih menempuh jalur hukum untuk menuntut pengakuan serta meminta ganti rugi atas dugaan penelantaran yang dialaminya.

Dari Kehidupan Biasa ke Realita yang Berat

Kehidupan yang dijalani Ressa sangat kontras dengan Denada yang dikenal sukses dan bersinar di dunia hiburan. Sejak kondisi ekonomi keluarga besarnya memburuk setelah wafatnya Emilia Contessa, ibu Denada, Ressa terpaksa menghentikan pendidikannya demi memenuhi kebutuhan hidup.

Saat ini, ia menjalani hari-harinya dengan bekerja sebagai penjaga toko Madura yang buka 24 jam di Banyuwangi.

“Tidak ada pemasukan sama sekali setelah Bu Emilia meninggal. Akhirnya, anak tersebut mencoba menuntut Denada,” ungkap kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, dikutip dari Serambinews.com.

Terungkapnya Jati Diri yang Selama Ini Disembunyikan

 

Ressa baru mengetahui latar belakang dirinya yang sebenarnya ketika masih bersekolah di tingkat SMA. Selama bertahun-tahun, ia tumbuh besar di Banyuwangi dengan keyakinan bahwa dirinya adalah anak dari bibinya, yang merupakan adik kandung Emilia Contessa.

“Awalnya dengar dari kabar selentingan, lalu dia diberitahu oleh seseorang yang sangat dipercayainya… bahwa ia bukan anak dari bibi Denada, melainkan anak Denada,” terang Firdaus.

Menurut Firdaus, Ressa diduga dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi 24 tahun lalu karena Denada enggan statusnya sebagai ibu diketahui publik.

“Yang pasti, Denada tidak mau terlihat memiliki anak. Sejak dititipkan, Denada tak pernah menafkahi anaknya,” tegas Firdaus.

Ressa bahkan sempat menanyakan langsung kepada Denada, namun jawaban yang diterimanya tetap sama: ia adalah “adik,” bukan anak.

Secara umum, gugatan tersebut menyoroti dugaan kelalaian Denada sebagai ibu dalam menjalankan kewajibannya. Dalam tuntutannya, Ressa juga mengajukan permintaan ganti rugi dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Nominal tersebut dihitung berdasarkan biaya pendidikan sejak tingkat SD hingga SMA, serta biaya hidup.

"Semua biaya tersebut dimintakan kepada Denada untuk diganti dan diajukan kepada majelis hakim," kata Firdaus, dikutip dari Kompas.com.

Sebuah Kisah yang Belum Berakhir

Sampai saat ini, perkara tersebut masih berada dalam proses mediasi. Apabila upaya mediasi tidak menemukan kesepakatan, sidang akan berlanjut guna menguji dan membuktikan klaim dari masing-masing pihak.

Di tengah situasi itu, Ressa tetap menjalani hidup secara sederhana: bekerja di sebuah toko, menjalani hari demi hari, sembari menyimpan harapan untuk memperoleh pengakuan yang selama ini tak pernah ia dapatkan. Cerita Ressa bukan hanya berkutat pada persoalan hukum atau tuntutan ganti rugi semata.

Lebih dari itu, kisah ini menggambarkan perjalanan seorang pemuda menghadapi kenyataan pahit, memperjuangkan haknya, serta mencari jati diri yang sejak lama disembunyikan. Sebuah proses panjang dari ketidakpastian dan penelantaran menuju pengakuan yang selama ini ia dambakan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BWS Dorong Penetrasi Nasabah Ritel lewat Layanan Transfer Online
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jangan Lupa Bawa Payung! Hujan Ringan hingga Sedang Warnai Cuaca Jakarta Akhir Pekan
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Rekomendasi Film Kartun yang Mendidik, Seru untuk Anak dan Keluarga
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Pemimpin Iran Sebut Demo Besar-besaran Sebagai Sabotase dan Didukung Pihak Asing
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Link Live Streaming Madura United vs PSIM Yogyakarta, Kick-off Pukul 19.00 WIB
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.