Salah satu sorotan utama adalah kehadiran LG CLOiD, robot rumah tangga yang dirancang sebagai agen AI dengan kemampuan fisik dan kognitif. CLOiD dilengkapi dua lengan dengan tangan lima jari, mobilitas aman, serta kesadaran kontekstual yang memungkinkan robot memberikan saran proaktif.
CLOiD dapat membantu pekerjaan rumah seperti melipat pakaian, merapikan piring, hingga menyesuaikan pengaturan perangkat rumah. Kehadirannya menjadi simbol visi Zero Labor Home, di mana perangkat pintar bekerja sama untuk mengurangi beban fisik maupun mental penghuni rumah.
Selain CLOiD, LG juga memperkenalkan sejumlah produk unggulan berbasis AI. LG OLED evo W6 Wallpaper TV hadir dengan desain ultra-tipis 9 mm dan teknologi Hyper Radiant Color yang meningkatkan kecerahan sekaligus mengurangi pantulan cahaya.
Di dapur, LG Signature Refrigerator menawarkan AI percakapan yang mampu mengenali bahan makanan dan memberikan rekomendasi resep. Sementara LG Signature Oven Range menghadirkan Gourmet AI yang memandu pengguna dengan resep kurasi layaknya chef profesional.
Tidak berhenti di ranah rumah, LG memperluas penerapan AI ke sektor kendaraan dan infrastruktur. Pada kendaraan, LG mengembangkan sistem multimodal generatif dengan pelacakan tatapan mata, tampilan adaptif, serta integrasi hiburan dari rumah ke mobil. Di bidang pendingin udara, LG menghadirkan solusi HVAC berteknologi tinggi untuk pusat data AI, bekerja sama dengan mitra global seperti GRC dan Flex.
Melalui strategi ini, LG menegaskan transisi dari konsep Affectionate Intelligence—AI yang memahami pengguna—menuju AI in Action, yakni AI yang benar-benar bertindak untuk memberikan nilai nyata. Tujuan utamanya adalah menghadirkan pengalaman hidup yang lebih intuitif, hemat waktu, dan minim usaha.
Dengan inovasi ini, LG berupaya memperkuat posisinya sebagai pionir teknologi yang tidak hanya menghadirkan perangkat canggih, tetapi juga membangun ekosistem AI yang menyatu dengan kehidupan modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)





