Pengakuan Jujur Jonatan Christie Usai Gagal ke Final Malaysia Open 2026

viva.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

Kuala Lumpur, VIVA – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengakui secara terbuka kelemahan permainannya usai gagal melangkah ke final Malaysia Open 2026. Pebulu tangkis berusia 28 tahun itu menilai ketenangan dan kesabaran Kunlavut Vitidsarn menjadi faktor utama yang membuatnya kesulitan mengembangkan permainan pada laga semifinal.

Dalam pertandingan yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu, Jonatan harus mengakui keunggulan wakil Thailand tersebut lewat dua gim langsung dengan skor 16-21, 16-21. Hasil itu sekaligus memupus harapan Jonatan untuk tampil di partai puncak turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.

Baca Juga :
Ditekuk Kunlavut, Jonatan Christie Gagal Melaju ke Final Malaysia Open 2026
Unggul Lebih Dulu tapi Gagal Menjaga Momentum, Sabar/Reza Tersingkir di Perempat Final Malaysia Open 2026

“Pertama, bersyukur dulu, puji Tuhan tidak ada cedera. Saya harus akui hari ini Kunlavut bermain lebih sabar dan lebih tenang,” ujar Jonatan dalam keterangan resmi PP PBSI seusai laga.

Jonatan menyoroti masalah utama yang menurutnya sangat terasa sepanjang pertandingan, yakni kegagalan menjaga momentum. Ia mengaku kerap kehilangan poin dengan mudah, bahkan setelah memenangkan reli-reli panjang yang menguras tenaga.

“Beberapa kali reli panjang sudah bisa saya menangkan, tapi poin berikutnya saya malah gampang memberi poin ke dia dengan sangat cepat. Itu yang cukup jelas dan jadi pekerjaan rumah untuk saya,” katanya.

Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Jonatan dari Kunlavut, setelah sebelumnya juga tumbang pada BWF World Tour Finals 2025. Meski demikian, Jonatan masih unggul tipis dalam rekor pertemuan dengan delapan kemenangan berbanding tujuh milik Kunlavut.

Walau gagal mencapai final, Jonatan tetap melihat sisi positif dari penampilannya sepanjang turnamen. Ia merasa pencapaiannya hingga semifinal menjadi modal penting untuk menghadapi agenda turnamen berikutnya.

“Secara keseluruhan sejauh ini cukup baik. Saya tahu di mana kesalahannya, saya tahu di mana saya salah bermain dan bagaimana seharusnya bermain,” ucap Jonatan.

Ia juga menilai hasil di Malaysia Open 2026 mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan dirinya untuk terus melakukan evaluasi.

“Sampai semifinal cukup oke, ini jadi tambahan motivasi dan percaya diri. Semoga ke depan saya bisa bermain jauh lebih baik lagi dan pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan bisa cepat teratasi,” tuturnya.

Baca Juga :
Jonatan Christie Ngamuk, Jagoan Malaysia Dilibas Tak Sampai 1 jam
Fajar/Fikri Puas dengan Kemenangan Awal 2026, Akui Permainan Rapi Ganda Taiwan
Malaysia Open 2026 Jadi Ujian Sesungguhnya, Debut Faza dan Aisyah di Level Elite Dunia

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pedagang Tokoyaki Diciduk Polisi, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur
• 23 jam laludisway.id
thumb
Korut Geram Tuding Korsel Terbangkan Drone Pengintai
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Lima unit rumah rusak akibat ledakan pipa gas PT TGI di Inhu Riau
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Pelanggaran! Masuk Gedung Dimintai KTP-Difoto, Manajemen Langgar UU
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Trump: AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.